Kekeringan Meluas di Bantul, 1.489 Warga Sudah Terima Bantuan Air
Kekeringan mulai meluas di Bantul. BPBD telah menyalurkan 250 ribu liter air bersih kepada 1.489 warga di lima kapanewon dan menyiapkan 400 tangki bantuan.
Gelandang PSS Sleman, Kei Sano merayakan golnya ke gawang PSIS, Jumat (21/7/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Pelatih Kepala PSS, Sleman Marian Mihail enggan mengomentari gagalnya eksekusi penalti oleh Kim Kurniawan yang berbuah hasil imbang saat PSS menjamu PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo, Jumat (21/7/2023) .
Bermain di kandang sendiri, Super Elja hanya mampu meraih satu poin setelah ditahan imbang oleh Laskar Mahesa Jenar dengan skor 2-2. Mereka justru dua kali ketinggalan lebih dulu, tetapi mampu menyamai kedudukan. "Saya tidak akan bicara soal penalti menit akhir yang gagal, karena itulah sepakbola banyak hal bisa terjadi," kata Marian seusai laga.
Menurutnya, laga kontra PSIS Semarang sangat luar biasa lantaran kedua tim sama-sama gagal memanfaatkan peluang di menit akhir. Empat gol tercipta lantaran pertandingan dinilainya cukup terbuka bagi kedua tim. Laga yang menarik untuk disaksikan bagi para fans.
"Namun, saya sedih dengan fan karena mereka selalu percaya dengan kami sampai akhir tapi hasilnya belum maksimal, saya harap pertandingan selanjutnya tim kami lebih siap," kata dia.
BACA JUGA: PSS vs PSIS Berakhir Imbang, Kim Kurniawan Gagal Eksekusi Penalti
Pelatih berpaspor Rumania itu memang merubah formasi pada laga melawan PSIS Semarang lewat 4-2-3-1. Di tiga laga sebelumnya Super Elja belum pernah bermain dengan formasi ini. Taktik itu dipakai Marian saat timnya bertanding melawan Persib Bandung pada pramusim lalu. Namun ia menganggap bahwa itu jadi pembelajaran bagi pihaknya.
"Sudah satu bulan yang lalu kami pakai formasi ini saat melawan Persib Bandung. Permainan tim bagus, tetapi hasil saya anggap tidak. Menurut saya kami di arah yang tepat, kami selalu belajar tiap pekan meskipun kami buat kesalahan tapi terus belajar," ujarnya.
Marian pun mengapresiasi para pemain yang telah berjuang maksimal di laga ini. Tim kata dia harus memikirkan laga selanjutnya di mana mereka kembali menjalani laga tandang tapi tetap di Stadion Maguwoharjo lantaran bertemu RANS Nusantara FC yang musim ini bermarkas di stadion itu.
"Kami harus sudah kembali berpikir tentang pertandingan selanjutnya. Sepakbola adalah sebuah proses belajar itu kenapa saya senang dengan pemain yang mampu adaptasi dan berharap suatu hari fans kami senang dengan penampilan dan hasil yang kami berikan," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kekeringan mulai meluas di Bantul. BPBD telah menyalurkan 250 ribu liter air bersih kepada 1.489 warga di lima kapanewon dan menyiapkan 400 tangki bantuan.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Minggu 26 Juli 2026 lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Bupati Sleman Cup 2026 diikuti 148 pegolf dari berbagai daerah. Turnamen ini menjadi strategi Pemkab Sleman memperkuat sport tourism dan pembinaan atlet.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 26 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Pemasangan girder Tol Jogja-Solo di Kalasan pada 27 Juli 2026 memicu penyempitan Jalan Jogja-Solo. Simak jadwal dan jalur alternatifnya.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 26 Juli 2026. Simak jam keberangkatan pulang pergi dan tarif hanya Rp12.000.