Cegah Keracunan MBG, DPRD Bantul Minta SPPG Lengkapi SLHS dan HACCP
DPRD Bantul mewajibkan seluruh SPPG Program Makan Bergizi Gratis mengantongi SLHS. Pemkab juga membentuk Satgas MBG beranggotakan 48 personel untuk memperketat
PSS vs PSIS, Jumat (21/7/2023)./Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Laga lanjutan Liga 1 antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang berakhir dengan skor imbang 2-2. Laga antara PSS kontra PSIS itu digelar di Stadion Maguwoharjo, Jumat (21/7/2023).
Dalam laga itu, Kim Kurniawan yang dipercaya menjadi eksekutor penalti di menit akhir jelang laga bubar, gagal membuat Super Elja meraih poin sempurna. Selain itu, laga tersebut juga terbilang keras dengan diwarnai dua kartu merah.
Di pertandingan itu, tim tamu justru unggul lebih dulu lewat penyerang mereka, Carlos Fortes setelah berhasil memanfaatkan umpan matang dari Septian David Maulana di menit ke-24.
Tertinggal satu gol, anak asuh Marian Mihail terpacu menyerang, tetapi beberapa peluang justru terbuang percuma.
BACA JUGA: PSS Sleman vs PSIS Semarang Sore Ini, Berikut Susunan Pemain Kedua Tim
Sebenarnya, pemain PSS, Ricky Cawor sempat menyamakan kedudukan lewat sontekan pelannya seusai mendapat umpan dari Yevhen Bokhasvili. Sayangnya, wasit justru menganulinya lantaran menganggap posisi Cawor sudah berada di posisi offside.
Tempo pertandingan yang cepat membuat emosi antarpemain cukup tinggi di laga ini. Di menit ke-33, dua pemain dari masing-masing tim harus diusir oleh wasit lantaran ulahnya di lapangan. Keduanya adalah gelandang PSS, Wahyudi Hamisi dan penyerang PSIS, Fortes. Hamisi dinilai memprovokasi Fortes yang dilanggarnya. Sementara Fortes bereaksi berlebihan kepada gelandang PSS Sleman itu.
Menjelang berakhirnya babak pertama, publik Stadion Maguwoharjo dibikin bergemuruh setelah gelandang PSS asal Jepang, Kei Sano secara mengejutkan mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan umpan tendangan sudut yang dilakukan oleh Abduh Lestaluhu.
Di babak kedua jala gawang Anthony Pinthus kembali kebobolan. Umpan jauh cerdik dari Wahyu Prasetyo ke Gali Freitas dieksekusi dengan apik oleh pemain asal Timor Leste itu di menit ke-57. Serangan demi serangan pun kembali dilancarkan oleh skuad Super Elja untuk menghindar dari kekalahan di kandang sendiri.
Barulah di menit ke-78, Bustos yang dilanggar di depan kotak penalti PSIS Semarang membuahkan tendangan bebas bagi PSS Sleman. Jehad Ayoub yang jadi algojo dengan sukses mengirim bola ke sudut kanan gawang dengan tendangan mendatar. Skor berubah menjadi 2-2.
Menjelang pertandingan berakhir, tepatnya di menit ke-95, PSS Sleman berkesempatan membalikkan keadaan setelah Giovani Numberi melanggar pemain PSS Sleman di kotak terlarang. Wasit menunjuk titik putih.
Kapten PSS Sleman, Kim Kurniawan yang berinisiatif mengambil tendangan penalti itu gagal menyarangkan bola ke gawang. Sayangnya, tendangan kerasnya justru membentur tiang atas gawang PSIS Semarang.
Sampai laga bubar skor 2-2 bertahan untuk kedua tim. Dengan hasil ini PSS Sleman berada di posisi delapan klasemen sementara dan PSIS Semarang naik ke peringkat kedua.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul mewajibkan seluruh SPPG Program Makan Bergizi Gratis mengantongi SLHS. Pemkab juga membentuk Satgas MBG beranggotakan 48 personel untuk memperketat
Jadwal perpanjangan SIM Jogja Agustus 2026 melalui SIM Keliling, Drive Thru MPP, dan Satpas lengkap dengan syarat, biaya, serta lokasinya.
Kemiskinan DIY turun menjadi 9,70% pada Maret 2026, tertinggi penurunannya di Jawa. Penduduk miskin berkurang menjadi 408.870 jiwa.
Ingin tahu apakah HP Anda sudah mendukung jaringan 5G? Simak cara cek spesifikasi, IMEI, pengaturan jaringan, hingga kompatibilitas frekuensi operator.
Angka konsumsi ikan masyarakat Gunungkidul naik menjadi 32,89 kilogram per kapita per tahun pada 2026. Namun capaian tersebut masih di bawah rata-rata DIY dan n
Dinkop-UKM Sleman bersama BRIN mengkaji dampak pembangunan jalan tol terhadap pelaku UMKM. Kajian menyoroti peluang ekonomi hingga potensi perubahan sosial ekon