Pemkab Bantul Cabut Izin PT YIP Kelola Kawasan Industri Piyungan
Pemkab Bantul menyetop pengelolaan kawasan industri Piyungan oleh PT YIP karena dinilai mangkrak tanpa progres sejak 2016.
RANS Nusantara FC vs PSS Sleman / PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—RANS Nusantara FC mengaku tidak akan mewaspadai pemain mana pun secara spesifik saat berlaga melawan PSS Sleman dalam lanjutan Liga 1 2023 pada Minggu (30/7/2023) besok. Meski PSS Sleman mengaku tidak akan memainkan dua pemain intinya pada pertandingan besok, skuad Magenta Force menyebut tetap akan menargetkan tiga poin.
"Tidak ada fokus ke satu pemain, tapi kami lebih ke aspek taktikal dan tidak terlalu masalah soal rotasi pemain yang dilakukan Sleman karena kita melihat mereka sebagai tim dan tetap mewaspadai semuanya," kata Pelatih Kepala RANS Nusantara FC Eduardo Almeida, Sabtu (29/7/2023).
Menurutnya, tim sudah bersiap dengan matang untuk melawan Super Elja. Pihaknya menargetkan bisa meraih poin sempurna di laga nanti. Pihaknya meminta pemain agar tetap fokus dan solid untuk mencapai target tiga poin.
"Persiapan sama kami datang untuk bermain bagus dan bisa dapat tiga poin. Apa yang sudah jadi terjadi dan kami harus fokus ke ke depan soal pertandingan ini," ujarnya.
Baca juga: ASN Bantul Tidak Memilah Sampah Bisa Nggak Naik Pangkat, Bupati: Buat Contoh Masyarakat
Sementara gelandang RANS Nusantara FC Muhammad Ilhamsyah mengatakan, pihaknya sudah mengevaluasi pertandingan imbang melawan Persebaya Surabaya pekan lalu. Tiga hari terakhir dia bersama kolega juga sudah mempersiapkan diri.
"Persiapan sudah cukup baik dari tiga hari kemarin. Ada evaluasi sedikit dari pertandingan saat melawan Persebaya dan kami sudah siap," katanya.
Pihaknya mengaku akan bermain ngotot untuk meraih kemenangan pada laga nanti. Sebab pada pekan lalu RANS Nusantara FC hanya mampu meraih satu poin di kandang Persebaya. "Motivasi dari pelatih sama, kita harus fokus sebagai tim untuk meraih tiga poin. Kemarin kita imbang dan kami target menang besok," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menyetop pengelolaan kawasan industri Piyungan oleh PT YIP karena dinilai mangkrak tanpa progres sejak 2016.
Kemenag membuka seleksi terbuka enam jabatan Eselon II. Pendaftaran berlangsung 12-26 Juni 2026 secara online.
Pelemahan rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS membuat biaya produksi dan logistik eksportir Jogja melonjak, margin keuntungan makin tertekan.
Pekan Fotografi Sewon 2026 di ISI Jogja menampilkan 32 karya tentang abrasi, krisis air bersih, dan upaya masyarakat menjaga lingkungan.
Standar kerja layak ekonomi platform dari ILO menjadi momentum memperkuat perlindungan ojol, kurir online, dan pekerja digital di Indonesia.
KPK menyita dokumen saat menggeledah Kantor Bupati Muara Enim dan sejumlah lokasi terkait penyidikan kasus dugaan korupsi dan suap.