Goa Selarong Bantul Akan Direvitalisasi, Butuh Rp425 Juta
Goa Selarong Bantul akan direvitalisasi dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp425 juta. Dinas Pariwisata mencari dukungan CSR untuk memperbaiki fasilitas.
Suasana pembukaan Grassroot Football Festival yang diselenggarakan Asprov PSSI DIY di Lapangan Kenari pada Sabtu (2/9/2023). /Harian Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, JOGJA—Sedikitnya 132 tim dari perwakilan Kabupaten/Kota se-DIY berlaga dalam agenda Grassroot Football Festival yang diselenggarakan Asprov PSSI DIY Sabtu (2/9/2033) di Lapangan Kenari. Ajang pembinaan atlet sepakbola usia 9, 10, 11, dan 12 tahun itu nantinya akan memperebutkan piala bergilir Mangkubumi.
Ketua Umum Asprov PSSI DIY Dessy Arfianto mengatakan, kompetisi berlangsung dari 2 September-15 Oktober yang diikuti oleh Klub Anggota, SSB dan Akademi Sepakbola di wilayah DIY. Total ada sebanyak 2.200 anak yang berpartisipasi dalam Grassroot Football Festival. Tahap awal ini pihaknya fokus pada menumbuhkan minat anak pada olahraga sepakbola.
"Untuk tahap awal kami fokus pada menumbuhkan semangat mereka untuk terus berlatih, sehingga kita datangkan juga tokoh nasional dan sepakbola lokal agar mereka lebih tertarik," kata Dessy.
Dessy menyebut, kompetisi ini juga menjadi dukungan terhadap visi PSSI yang mencanangkan Indonesia bisa berlaga di pentas Piala Dunia 2038 nanti, dengan begitu anak-anak yang sekarang menjalani kompetisi bisa menjadi salah satu pemain yang memperkuat timnas Indonesia di kompetisi tertinggi sepakbola dunia.
"Semoga dari Jogja yang sekarang ada 2.200 anak ini dengan terus kita jaga dan latih mereka bisa jadi salah satu dari 11 pemain timnas yang tampil di Piala Dunia 2038 mendatang," katanya.
Grassroot Football Festival secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali. Ajang ini juga menghadirkan Direktur Teknik PSSI sekaligus Asisten Pelatih Timnas Indonesia Indra Syafri untuk mengisi agenda coaching clinic bersama para pemain. Selain itu para peserta juga ìkut berlaga melawan pemain legenda PSIM Jogja.
Zainudin Amali menyebut, Asprov PSSI DIY menjadi wilayah pertama yang membuka acara Grassroot Football Festival yang nantinya juga diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia. "Ini sekaligus sebagai pelaksanaan roadmap sepakbola kita ke depan terutama soal pembinaan berjenjang dari usia dini," kata dia.
GKR Mangkubumi yang juga hadir di kesempatan tersebut mengapresiasi gelaran Grassroot Football Festival. Menurutnya ajang ini jadi kegiatan positif bagi anak-anak dalam mengembangkan minat dan bakatnya di olahraga sepakbola. "Saya mendukung penuh agenda ini sebagai pembinaan anak-anak yang nantinya bisa menjadi kebanggaan bagi DIY di masa depan," kata Mangkubumi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Goa Selarong Bantul akan direvitalisasi dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp425 juta. Dinas Pariwisata mencari dukungan CSR untuk memperbaiki fasilitas.
Kapal Virgo Transport 8 membawa 243 orang dan hilang kontak di Laut Jawa. Sebanyak 103 orang dievakuasi, enam meninggal dan 140 masih dicari.
Tol Jogja-Solo ruas Purwomartani-Maguwoharjo mulai menyentuh Ring Road Utara. Separator 1,5 km dibongkar untuk struktur tol elevated.
367.064 penerima bansos Jateng terindikasi judol. Sebanyak 12.226 warga menjalani proses sanggah dan data masih terus diperbarui.
HUD Institute menilai KPR subsidi tenor 40 tahun berisiko membebani MBR. Subsidi DP dan bunga 3% dinilai lebih membantu.
Prabowo menyebut Indonesia kini mampu meningkatkan kontribusi terhadap ketahanan pangan dunia dan mendorong industrialisasi bersama negara BRICS.