Jelang Iduladha, Permintaan Kambing di Bantul Diprediksi Meningkat
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Suasana pembukaan Grassroot Football Festival yang diselenggarakan Asprov PSSI DIY di Lapangan Kenari pada Sabtu (2/9/2023). /Harian Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, JOGJA—Sedikitnya 132 tim dari perwakilan Kabupaten/Kota se-DIY berlaga dalam agenda Grassroot Football Festival yang diselenggarakan Asprov PSSI DIY Sabtu (2/9/2033) di Lapangan Kenari. Ajang pembinaan atlet sepakbola usia 9, 10, 11, dan 12 tahun itu nantinya akan memperebutkan piala bergilir Mangkubumi.
Ketua Umum Asprov PSSI DIY Dessy Arfianto mengatakan, kompetisi berlangsung dari 2 September-15 Oktober yang diikuti oleh Klub Anggota, SSB dan Akademi Sepakbola di wilayah DIY. Total ada sebanyak 2.200 anak yang berpartisipasi dalam Grassroot Football Festival. Tahap awal ini pihaknya fokus pada menumbuhkan minat anak pada olahraga sepakbola.
"Untuk tahap awal kami fokus pada menumbuhkan semangat mereka untuk terus berlatih, sehingga kita datangkan juga tokoh nasional dan sepakbola lokal agar mereka lebih tertarik," kata Dessy.
Dessy menyebut, kompetisi ini juga menjadi dukungan terhadap visi PSSI yang mencanangkan Indonesia bisa berlaga di pentas Piala Dunia 2038 nanti, dengan begitu anak-anak yang sekarang menjalani kompetisi bisa menjadi salah satu pemain yang memperkuat timnas Indonesia di kompetisi tertinggi sepakbola dunia.
"Semoga dari Jogja yang sekarang ada 2.200 anak ini dengan terus kita jaga dan latih mereka bisa jadi salah satu dari 11 pemain timnas yang tampil di Piala Dunia 2038 mendatang," katanya.
Grassroot Football Festival secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali. Ajang ini juga menghadirkan Direktur Teknik PSSI sekaligus Asisten Pelatih Timnas Indonesia Indra Syafri untuk mengisi agenda coaching clinic bersama para pemain. Selain itu para peserta juga ìkut berlaga melawan pemain legenda PSIM Jogja.
Zainudin Amali menyebut, Asprov PSSI DIY menjadi wilayah pertama yang membuka acara Grassroot Football Festival yang nantinya juga diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia. "Ini sekaligus sebagai pelaksanaan roadmap sepakbola kita ke depan terutama soal pembinaan berjenjang dari usia dini," kata dia.
GKR Mangkubumi yang juga hadir di kesempatan tersebut mengapresiasi gelaran Grassroot Football Festival. Menurutnya ajang ini jadi kegiatan positif bagi anak-anak dalam mengembangkan minat dan bakatnya di olahraga sepakbola. "Saya mendukung penuh agenda ini sebagai pembinaan anak-anak yang nantinya bisa menjadi kebanggaan bagi DIY di masa depan," kata Mangkubumi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
KPK mengembangkan kasus korupsi Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko dan menyelidiki dugaan tindak pidana pencucian uang.
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Permintaan pisau kurban dan kapak sembelih di Kulonprogo melonjak hingga 100 persen menjelang Iduladha 2026.
9 WNI peserta flotilla Gaza ditangkap Israel. Kemlu RI bergerak cepat menempuh jalur diplomatik dan perlindungan kekonsuleran.