Satpol PP Bantul Temukan 34 Jamu Obat Kuat Berbahaya
Satpol PP Bantul dan BBPOM DIY menemukan 34 jamu obat kuat mengandung bahan kimia berbahaya di sebuah depot di Srandakan.
Aksi pemain asing PSIM Jogja Aleksandar Rakic dalam laga persahabatan melawan Persekat Tegal yang digelar di Stadion Mandala Krida pada Minggu (27/8/2023)-Istimewa/dok.PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA - Pelatih Kepala PSIM Kas Hartadi Jogja mengaku cukup puas dengan penampilan timnya terkhusus pemain asing saat berhasil menekuk Persekat Tegal dalam laga persahabatan yang diselenggarakan pada Minggu (27/8/2023) kemarin. Pertandingan yang digelar di Stadion Mandala Krida itu berakhir kemenangan bagi Laskar Mataram dengan skor 1-0.
Di pertandingan yang diselenggarakan bersamaan dengan peluncuran pemain dan jersi 2023 itu, Laskar Mataram langsung menurunkan dua pemain asing anyar mereka yakni penyerang Aleksandar Rakic dan gelandang asal Filipina Andreas Campollo Esswein di babak kedua. Hanya saja Kas menyebutkan bahwa performa tim masih kurang padu di babak pertama terutama di sisi tengah.
"Rakic terus terang kondisinya memang belum pulih semua, jadi dia hanya latihan sekali dan Esswein baru dua kali. Jadi chemistry-nya memang belum ketemu, tapi keduanya menunjukkan performa yang bagus sore tadi meskipun dalam kondisi yang kurang baik," ujarnya.
Juru taktik asal Solo itu pun mengakui di babak pertama anak asuhnya kurang menguasai lini tengah sehingga aliran bola ke sektor depan belum optimal. Di babak kedua ia mengubah strategi permainan dengan memasukkan sejumlah nama dan terbukti Laskar Mataram mampu mencetak gol tendangan bebas lewat aksi Joko Supriyanto.
"Saya akui di babak pertama kita kalah di tengah, tapi babak kedua kita menguasai lapangan tengah sehingga berbuah gol," katanya.
BACA JUGA: Asprov PSSI DIY Gulirkan Kompetisi Piala GKR Mangkubumi untuk Pembinaan Pemain Muda
Menurut Kas, laga melawan Persekat Tegal menjadi pertandingan uji coba terakhir Laskar Mataram menjelang kompetisi Liga 2 bergulir. Sebelum laga perdana yang rencananya diselenggarakan pada 10 September mendatang, ia dan anak asuhnya akan fokus pada upaya pemulihan dan membangun persiapan fisik serta taktik di awal kompetisi.
"Saya pikir tidak ada lagi laga uji coba ya, karena kompetisi kan mulai tanggal 10. Kita akan fokus ke upaya pemeliharaan fisik pemain, aspek teknis dan bagian lain," ujarnya.
Direktur Utama PSIM Jogja Liana Tasno mengatakan, pihaknya siap mengarungi Liga 2 musim ini dan para skuad yang diperkenalkan merupakan perjalanan panjang dari dedikasi serta nilai yang mewakili PSIM. Pihaknya berharap agar dukungan yang hadir dari semua pihak di musim ini mampu membawa Laskar Mataram mencapai target.
"Peluncuran ini jadi semangat kolektif bagi kami untuk memulai perjalanan dan perjuangan di kompetisi musim ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Bantul dan BBPOM DIY menemukan 34 jamu obat kuat mengandung bahan kimia berbahaya di sebuah depot di Srandakan.
Guru PJOK asal Bojonegoro Ahmad Zaki lari sekitar lima jam demi menghadiri Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Babad Siti Kemantren #4 digelar di 14 kemantren Kota Jogja untuk menggali potensi budaya, ekonomi kreatif, pariwisata, dan produk lokal.
Malaysia mengirim Tim SMART ke Nepal untuk membantu pencarian korban banjir bandang dan menyiapkan bantuan senilai 1 juta dolar AS.
Kebakaran rumah di Banyumanik Semarang menewaskan dua balita. Kakak N berusia tiga tahun meninggal setelah dirawat akibat luka bakar.
Yusril meminta warga tak terprovokasi kasus Bambang dan Faturrohman yang menjadi korban kekerasan usai demo 27 Agustus.