Gaji PPPK Terancam, Sherly Tjoanda Minta DBH Dikembalikan
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengungkap kas daerah tak cukup membayar gaji PPPK hingga akhir 2026 dan mengusulkan peningkatan DBH.
Ilustrasi badminton. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA–Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengamini bahwa kekalahan tim putra di ajang Asean Games 2022 di perempatfinal merupakan pil pahit yang harus ditelan.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky pun mengamini terdapat banyak evaluasi, yakni kelengahan dan permainan yang kurang memiliki kepercayaan diri menjadi faktor penyebab kekalahan tim yang diketuai oleh Shesar Hiren Rhustavito itu.
Dalam beregu putra, dia mengamini bahwa awalnya tim bermain dengan baik. Apalagi Anthony Sinisuka Ginting bisa mengatasi tekanan di partai pertama. Bahkan, Fajar/Rian juga bermain apik di pembuka laga.
BACA JUGA: Asian Games, Klasemen Perolehan Medali Indonesia Masih di Posisi 12
“Sayang memang di gim kedua ada kesempatan-kesempatan untuk menyelesaikan pertandingan tetapi Fajar/Rian malah terlalu terburu-buru," ujarnya lewat rilis PBSI, Sabtu (30/9/2023)
Berlaga di Binjiang Gymnasium, Hangzhou, China hari Jumat (29/9) kemarin, tim beregu putra dikalahkan wakil Korea Selatan dengan kekalahan 1-3. Rionny menilai apabila tim merah putih dapat mengambil peluang skor 2-0 terlebih dahulu, mungkin ceritanya bakal berbeda.
Begitu juga dengan Leo/Daniel, dia melihat bahwa setelah unggul jauh, mereka malah memberi angin untuk lawan padahal lawan bermain tanpa beban. Kelengahan itu akhirnya membuat main wakil Indonesia justru main dengan perasaan kurang yakin dan ragu-ragu.
Sementara itu, dia melanjutkan menyoal Jonatan yang main di bawah performa terbaiknya, Rionny menyebut ada ketegangan di dalam dirinya.
Meski begitu, dia menekankan bahwa perjuangan tim bulutangkis Indonesia di Asian Games 2022 belum sepenuhnya berakhir, masih ada nomor perorangan yang bakal dipertandingkan mulai tanggal 2—7 Oktober mendatang. Rionny pun berpesan kepada anak-anak asuhnya untuk bangkit dan fokus ke nomor perorangan tersebut.
"Masih ada nomor perorangan yang akan dipertandingkan. Fokus saya dan tim pelatih sekarang bagaimana mengembalikan dulu mood, semangat dan kepercayaan diri mereka. Kami mau mereka jangan terlalu lama down-nya, bangkit dan kembali siap," pungkas Rionny.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengungkap kas daerah tak cukup membayar gaji PPPK hingga akhir 2026 dan mengusulkan peningkatan DBH.
Balita tewas setelah terjebak lubang proyek di Manggarai, Tebet. Evakuasi berlangsung empat jam sebelum korban dibawa ke rumah sakit.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 29 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 16 jadwal keberangkatan.
BPS menjamin data Sensus Ekonomi 2026 hanya untuk statistik, bukan pajak. Pendataan menjadi dasar kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Menteri Rosan Roeslani menilai kolaborasi riset dan industri menjadi kunci mempercepat hilirisasi serta memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Mensos Syaifullah Yusuf menegaskan validitas data menjadi kunci Program Sekolah Rakyat agar bantuan pendidikan tepat sasaran bagi keluarga miskin.