Komnas HAM Desak Kampus dan Pesantren Bentuk Satgas TPKS
Komnas HAM meminta kampus, pesantren, dan ormas segera membentuk Satgas TPKS untuk memperkuat perlindungan korban kekerasan seksual.
Lifter putra Indonesia Rahmat Erwin Abdullah melakukan angkatan snatch pada final 73 kilogram Grup A Asian Games 2022 di Xiaoshan Sports Centre Gymnasium, Hangzhou, China, Selasa (3/10/2023). Pada ajang kualifikasi Olimpiade 2024, yang terkemas IWF Grand Prix II di Doha, Qatar pada 4 sampai 14 Desember, Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) mengirimkan 11 lifter. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Pada ajang kualifikasi Olimpiade 2024, yang terkemas IWF Grand Prix II di Doha, Qatar pada 4 sampai 14 Desember, Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) mengirimkan 11 lifter.
Manajer tim angkat besi Indonesia Pura Darmawan Minggu (26/11/2023), mengatakan tim tersebut terdiri dari lima atlet putra dan enam atlet putri.
Sebanyak lima lifter putra tersebut adalah Satrio Adi Nugroho, Muhammad Ibnul Rizqih, Eko Yuli Irawan, Ricko Saputra, dan Rahmat Erwin Abdullah. Sedangkan untuk lifter putri mereka mengirim Siti Nafisatul Hariroh, Juliana Klarisa, Natasya Beteyob, Sarah, Tsabitha Alfiah Ramadani, dan Nurul Akmal.
“Rencananya kami akan berangkat pada 1 Desember, kemudian pada 2 Desember mengikuti verifikasi final, dan mulai bertanding sekitar tanggal 3 Desember. Kami mohon doa agar para atlet Indonesia yang tampil di Qatar dapat menampilkan hasil terbaik,” katanya.
Tim Indonesia mampu membawa pulang sembilan medali emas dan satu medali perak saat mengikuti IWF Grand Prix I di Havana, Kuba, pada Juni silam. Medali-medali itu disumbangkan oleh Eko Yuli, Ricko Saputra, Rizki Juniansyah, dan Rahmat Erwin.
Namun pada keikutsertaan di Asian Games 2022 pada Oktober silam, hanya Rahmat Erwin yang mampu membawa pulang medali. Medali emas yang dimenangi Rahmat di kelas 73 kilogram itu diwarnai pemecahan rekor.
BACA JUGA: Melayani Pembeli Pakai Jeriken, 4 SPBU di Gunungkidul Kena Sanksi
Pada Olimpiade edisi terakhir, yakni Olimpiade Tokyo 2020, total Indonesia mengirimkan lima lifter. Mereka adalah Eko Yuli Irawan (61 kilogram putra), Deni (67 kilogram putra), Rahmat Erwin Abdullah (73 kilogram putra), Windy Cantika (49 kilogram putri), dan Nurul Akmal (+87 kilogram putri).
Angkat besi merupakan cabang olahraga yang rutin diikuti atlet-atlet Indonesia di ajang Olimpiade. Sejak pertama kali mengikuti Olimpiade pada Sydney 2000, total angkat besi telah menyumbangkan tujuh medali perak dan delapan medali perunggu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Komnas HAM meminta kampus, pesantren, dan ormas segera membentuk Satgas TPKS untuk memperkuat perlindungan korban kekerasan seksual.
Harga BBM naik per 17 Mei 2026. Solar BP-AKR dan Vivo tembus Rp30.890 per liter, Pertamax Turbo dan Dexlite juga naik.
Veda Ega Pratama start dari posisi ke-21 Moto3 Catalunya 2026 usai gagal lolos Q2. Rider Indonesia tetap optimistis memburu rombongan depan.
Kevin Diks mencetak gol spektakuler saat Borussia Monchengladbach menghancurkan Hoffenheim 4-0 di Bundesliga 2025/2026.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mendoakan Marc Marquez cepat pulih meski Aprilia sedang dominan di MotoGP 2026.
WhatsApp bisa membuat memori ponsel cepat penuh. Simak cara membersihkan penyimpanan tanpa menghapus chat penting.