Nasib Timnas U-17 Indonesia Ditentukan Malam Ini
Timnas U-17 Indonesia menghadapi Jepang pada laga penentuan Grup B Piala Asia U-17 2026 malam ini.
Foto arsip. Pebola voli Red Sparks Megawati Hangestri atau Megatron mengacungkan jempolnya saat melawan Indonesia All Star dalam laga eksebisi di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Sabtu (20/4/2024). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—Kabar mengejutkan datang dari kancah voli nasional. Opposite andalan Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, secara resmi menyatakan pengunduran dirinya dari skuad tim nasional voli putri. Keputusan ini diambil pemain berjuluk "Megatron" tersebut melalui surat permohonan yang diajukan kepada Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) pada 27 April 2026.
Pemain yang dijuluki “Megatron” itu mengambil langkah ini dengan mempertimbangkan keberlanjutan karier profesional, pemulihan kondisi fisik, serta rencana jangka panjangnya.
PP PBVSI menyatakan pihaknya menghormati pilihan hidup sang pemain. Federasi telah memberikan restu atas pengunduran diri pemain asal Jawa Timur tersebut dan memastikan akan tetap memberikan dukungan moral bagi karier Megawati ke depan.
“PBVSI menghargai segala pertimbangan dari Megawati dan menyetujui pengunduran dirinya dari skuad tim nasional,” tulis pernyataan resmi federasi.
Langkah ini menjadi kehilangan besar mengingat Megawati merupakan tulang punggung lini serang Merah-Putih di berbagai ajang internasional. Absennya pemain kunci ini memaksa tim kepelatihan untuk melakukan penyesuaian strategi secara cepat menjelang pemusatan latihan nasional (pelatnas).
Agenda Padat Timnas Voli Putri 2026
Mundurnya Megawati terjadi di tengah agenda padat yang harus dihadapi timnas voli putri. Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Wakabid Binpres) PP PBVSI, Loudry Maspaitella, menjelaskan bahwa seusai pemanggilan 17 pemain terbaik, tim akan langsung dipersiapkan untuk tiga ajang bergengsi:
AVC Nation’s Cup for Women: Filipina, 6-9 Juni 2026.
6th SEA V League for Women: Vietnam dan Thailand, akhir Juli hingga awal Agustus 2026.
AVC Continental Cup for Women: Tianjin, 21-30 Agustus 2026.
“Pemain yang dipanggil harus tiba di Padepokan Bolavoli Jenderal Kunarto, Sentul maksimal pada 4 Mei 2026,” tegas Loudry pada Senin (27/4/2026).
Meski tanpa Megawati, sejumlah nama langganan timnas tetap menghiasi daftar pelatnas, seperti Mediol Stiovanny Yoku, Tisya Amallya Putri, hingga Maradanti Namira. Selain itu, ada wajah baru yang mencuri perhatian yakni Shindy Sasgia Dwi Yuniar yang mendapatkan debut panggilan di level senior.
Kursi kepelatihan kali ini dipercayakan kepada pelatih kawakan, Marcos Sugiyama. Di bawah kepemimpinannya, timnas diharapkan mampu menjaga marwah voli Indonesia di kancah Asia meski komposisi tim mengalami perubahan signifikan. Penggemar voli tanah air kini menanti bagaimana racikan Marcos Sugiyama dalam memaksimalkan potensi pemain yang ada demi mempertahankan prestasi internasional Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas U-17 Indonesia menghadapi Jepang pada laga penentuan Grup B Piala Asia U-17 2026 malam ini.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Kelurahan Patangpuluhan Jogja memperkuat literasi gizi keluarga lewat pelatihan B2SA untuk mempertahankan nol kasus stunting.