Progres Tol Jogja-Solo Tembus 85 Persen, Ruas Sleman Segera Tersambung
Progres Tol Jogja-Solo Seksi Trihanggo-Junction Sleman capai 85%. Ditargetkan selesai Oktober 2026 dan segera tersambung ke Tol Jogja-Bawen.
Pelatih Fisik PSS Sleman, Kartono Pramdhan. - Ist/PSS Sleman
SLEMAN—Pelatih Fisik PSS Sleman, Kartono Pramdhan mengikuti pelatihan untuk mendapatkan lisensi kepelatihan AFC Pro. Pria yang menyandang gelar doktor dari Universitas Pendidikan Indonesia membeberkan pengalamannya selama menempuh proses pelatihan AFC Pro.
"AFC pro dilakukan kurang lebih sudah satu tahun yang terdiri dari tujuh modul. Satu modul daring, satu modul berkunjung ke Eropa yaitu Turki, lalu empat modul luring dan satu modul berkunjung ke klub untuk ujian," kata Kartono seperti dikutip dari laman resmi klub, Rabu (6/12/2023).
Di modul keenam, Kartono akan mendalami berbagai materi tentang tren taktikal dan analisa sepak bola. "Saat ini saya sudah mencapai modul keenam yaitu di modul luring. Materinya yang pasti pengembangan pengetahuan sepak bola berkaitan dengan trend tactical sepak bola dunia dan analisa," ujarnya.
BACA JUGA: Lomba Unik di Jerman, Ada Kompetisi Bagi Pengemudi Truk Forklift
Pelatih kelahiran Bandung 37 tahun silam ini secara terbuka menceritakan hal-hal menarik yang dialaminya selama menjalani kursus lisensi kepelatihan. Termasuk pengalamannya bertemu dengan para pelatih senior yang menangani tim-tim yang bermain di kompetisi sepak bola Indonesia.
"Tentu hal tersebut menambah banyak wawasan terkait sepak bola kemudian menambah jaringan kelepatihan dan berbagi pengalaman dengan para pelatih senior. Saya banyak bertemu dengan mereka yang sudah melatih tim yang ikut di kompetisi, yakni coach Bima Sakti, Fachri Husaeni dan Jafri Sastra," ungkapnya.
Kartono punya alasan tersendiri mengapa dirinya mengambil lisensi AFC Pro. Selain perlu legalitas pengakuan sertifikasi kepelatihan, pelatihan ini dapat meningkat kemampuannya tentang dunia kepelatihan sepak bola. "Sejauh ini ketika belajar pasti ada tekanan mental karena ada ujian presentasi. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi saya dengan motivasi dalam diri untuk mengatasinya."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi Trihanggo-Junction Sleman capai 85%. Ditargetkan selesai Oktober 2026 dan segera tersambung ke Tol Jogja-Bawen.
Grengseng Pamuji menyebut program upland yang berjalan sejak 2025 mulai menunjukkan hasil nyata bagi pengembangan komoditas kopi di wilayah Kabupaten Magelang.
Franchise Danur resmi berakhir setelah 10 tahun dengan film terakhirnya ditonton jutaan orang di bioskop Indonesia.
Di Jogja Financial Festival 2026 anak muda diedukasi interaktif untuk meningkatkan literasi asuransi generasi muda di Jogja.
Aturan baru masuk SD 2026: Anak 5,5 tahun bisa daftar dengan surat psikolog, sekolah dilarang tes calistung. Simak rincian kuota dan syaratnya di sini.
Ekspor Bantul periode Januari-April 2026 capai Rp532 miliar. Simak daftar komoditas unggulan dan upaya Pemkab Bantul menjaga target ekspor di sini.