Advertisement

Pelatih Fisik PSS Timba Ilmu Kepelatihan AFC Pro

Catur Dwi Janati
Rabu, 06 Desember 2023 - 20:17 WIB
Maya Herawati
Pelatih Fisik PSS Timba Ilmu Kepelatihan AFC Pro Pelatih Fisik PSS Sleman, Kartono Pramdhan. - Ist - PSS Sleman

Advertisement

 SLEMAN—Pelatih Fisik PSS Sleman, Kartono Pramdhan mengikuti pelatihan untuk mendapatkan lisensi kepelatihan AFC Pro. Pria yang menyandang gelar doktor dari Universitas Pendidikan Indonesia membeberkan pengalamannya selama menempuh proses pelatihan AFC Pro.

"AFC pro dilakukan kurang lebih sudah satu tahun yang terdiri dari tujuh modul. Satu modul daring, satu modul berkunjung ke Eropa yaitu Turki, lalu empat modul luring dan satu modul berkunjung ke klub untuk ujian," kata Kartono seperti dikutip dari laman resmi klub, Rabu (6/12/2023).

Advertisement

Di modul keenam, Kartono akan mendalami berbagai materi tentang tren taktikal dan analisa sepak bola. "Saat ini saya sudah mencapai modul keenam yaitu di modul luring. Materinya yang pasti pengembangan pengetahuan sepak bola berkaitan dengan trend tactical sepak bola dunia dan analisa," ujarnya.

BACA JUGA: Lomba Unik di Jerman, Ada Kompetisi Bagi Pengemudi Truk Forklift

Pelatih kelahiran Bandung 37 tahun silam ini secara terbuka menceritakan hal-hal menarik yang dialaminya selama menjalani kursus lisensi kepelatihan. Termasuk pengalamannya bertemu dengan para pelatih senior yang menangani tim-tim yang bermain di kompetisi sepak bola Indonesia.

"Tentu hal tersebut menambah banyak wawasan terkait sepak bola kemudian menambah jaringan kelepatihan dan berbagi pengalaman dengan para pelatih senior. Saya banyak bertemu dengan mereka yang sudah melatih tim yang ikut di kompetisi, yakni coach Bima Sakti, Fachri Husaeni dan Jafri Sastra," ungkapnya.

Kartono punya alasan tersendiri mengapa dirinya mengambil lisensi AFC Pro. Selain perlu legalitas pengakuan sertifikasi kepelatihan, pelatihan ini dapat meningkat kemampuannya tentang dunia kepelatihan sepak bola. "Sejauh ini ketika belajar pasti ada tekanan mental karena ada ujian presentasi. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi saya dengan motivasi dalam diri untuk mengatasinya."

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kasus Pemerkosaan dan Pelecehan Seksual Jadi Kasus Terbanyak di Mahkamah Syariyah di Aceh

News
| Selasa, 05 Maret 2024, 13:07 WIB

Advertisement

alt

Indonesia Bidik Turis Portugal sebagai Pasar Pariwisata

Wisata
| Minggu, 03 Maret 2024, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement