Demo 27 Agustus, Puan Pastikan DPR Terbuka Terima Aspirasi
Puan Maharani memastikan DPR siap menerima aspirasi demonstrasi 27 Agustus 2026 dan meminta massa menjaga ketertiban.
Pemain Madura United FC dikawal dua pemain Persikabo 1973 pada laga Lanjutan BRI Liga 1 Indonesia 2023-2024 yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (26/2/2024). (ANTARA/ HO-MO Madura United)
Harianjogja.com, BANGKALAN—Madura United FC menang tipis lawan Persikabo 1973 pada laga lanjutan BRI Liga 1 Indonesia 2023-2024 pekan ke-26 yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, Senin, dengan skor akhir 3:2.
Gol tim tuan rumah dicetak oleh Jaja dan Cleberson, sedangkan tim tamu oleh Dimas Drajad.
Madura United terlihat mendominasi permainan sejak menit awal babak pertama.
Selama 15 berlangsung, dua peluang tercipta, akan tetapi gagal berbuah gol.
Tekanan demi tekanan untuk membobol pertahanan lawan terus dilakukan. Namun serangan balik Persikabo akhirnya tidak diantisipasi.
Madura United kecolongan pada menit ke 37. Sebuah umpan panjang dari lini tengah salah diantisipasi oleh Jakob Mahler dan langsung disambar oleh Dimas Drajad dengan sebuah tendangan mendatar yang tak mampu diselamatkan oleh Lucas Frigeri. Skor berubah menjadi 1-0 untuk Peraikabo
Pada menit 45+1, Persikabo kembali berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat gol cantik Dimas Drajad dari jarak jauh.
Pada babak kedua, Madura United memperoleh peluang matang untuk menyamakan kedudukan pada menit 49. Tapi Rivera yang sudah berdiri bebas di kotak penalti lawan gagal menendang bola dengan baik sehingga bisa ditepis oleh Husna.
Tak lama berselang, Persikabo malah mampu memperlebar keunggulan menjadi 3-0 via gol ketiga Dimas Drajad. Akan tetapi, gol tersebut dianulir oleh wasit karena penyerang Timnas Indonesia itu berada dalam posisi offside ketika menyontek bola di depan gawang.
Pada menit 65, Laskar Sape Kerrab berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 lewat gol penalti Jaja Gomes. Penalti itu didapat setelah Keven Aleman menjegal Muhammad Iksan Lestaluhu.
Satu menit kemudian, tim asuhan Mauricio Souza itu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui tendangan Cleberson.
Selanjutnya pada menit ke 83 Jaja mampu menambah gol dan skor berubah menjadi 3:2 hingga akhir pertandingan.
BACA JUGA: Luar Biasa! Tim Bocil Liverpool Pecundangi Skuad Mewah Chelsea di Final Carabao Cup
"Kemenangan ini berkat ketelatenan dan keseriusan tim dalam berupaya memenangkan pertandingan dengan cara tepat dan tidak emosional," kata pelatih Madura United FC Mauricio Sauza.
MADURA UNITED (4-3-3): Lucas Frigeri; Ricki Ariansyah, Cleberson, Fachruddin Aryanto, Koko Ari Araya; Jacob Mahler, Francisco Israel Rivera, Jaja; Malik Risaldi, Salim Tuharea, dan Dalberto.
Pemain Cadangan: Guntur Ariyadi, Slamet Nurcahyono, Riyatno Abiyoso, Muhammad Iksan Lestaluhu, Muhammad Riski Afrisal, Make Aldo Maulidino, Kartika Vedhayanto, Raihan Febriana Ashari, Yuda Editya, Satria Tama.
PERSIKABO (5-3-2): Husna Al Malik; Lucky Oktavianto, Didik Wahyu, Eduardo de Sousa Santos, Syahrul Lasinari, Frengky Missa; Caca Basillo, Keven Aleman, Myat Kaung Khant, Dimas Drajad, Pedrinho.
Pemain Cadangan: Reza Irfana, Roni Sugeng, Muhammad Kemaluddin, Fajar Ramadhan Ginting, Imam Fadillah, Fransisko Emanuel Muda Koto, Muhammad Shofa Selantika, Andy Setyo, Muhammad Syamsul Rifai, dan Yandi Sofyan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Puan Maharani memastikan DPR siap menerima aspirasi demonstrasi 27 Agustus 2026 dan meminta massa menjaga ketertiban.
APBD Perubahan Bantul 2026 menaikkan pendapatan Rp28 miliar dan belanja Rp50 miliar, membuat defisit bertambah menjadi Rp154 miliar.
"Menunggu pesan ini" di WhatsApp muncul karena proses enkripsi belum selesai. Cek penyebab dan cara mengatasinya dengan update aplikasi dan koneksi stabil
APBD Perubahan DIY 2026 masih dibahas. Pendapatan diproyeksi turun Rp684 miliar menjadi Rp4,53 triliun.
Norwegia naik 12 posisi ke peringkat 19 FIFA setelah mencapai perempat final Piala Dunia 2026, menjadi tim dengan lonjakan terbesar.
Banjir bandang di perbatasan Nepal-Tibet menewaskan sedikitnya 18 orang dan membuat 384 pelancong belum diketahui keberadaannya.