Advertisement

Diwarnai Hujan Gol Indah, PSS VS Persita Berakhir Imbang 3-3

Catur Dwi Janati
Selasa, 27 Februari 2024 - 22:27 WIB
Mediani Dyah Natalia
Diwarnai Hujan Gol Indah, PSS VS Persita Berakhir Imbang 3-3 Potret pemain PSS Sleman saat bertanding melawan Persita di Stadion Manahan Solo pada Selasa (27/2/2024). - Istimewa // PSS Sleman

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Laga PSS Sleman kontra Persita di Stadion Manahan Solo pada Selasa (27/2/2024) berakhir antiklimaks dengan skor imbang 3-3. Diwarnai dengan serentetan gol indah, Super Elang Jawa berhasil selamat dari kekalahan usai gol bunuh diri kapten dari Laskar Cisadane di penghujung laga.

Pelatih Kepala PSS Sleman, Risto Vidakovic menilai anak asuhnya telah memberikan segalanya pada pertandingan kali ini. Para pemain bahkan berulang kali come back seusai tertinggal gol dari PSS Sleman.

Advertisement

Namun sesuai tebakan Risto sehari sebelum laga, pertandingan melawan Persita akan menjadi sulit. Lantaran tim tamu akan tampil habis-habisan mendapatkan poin sebagai modal keluar dari zona degradasi.

"Pertandingan ini akan menjadi sulit bagi kedua tim karena Persita sedang berjuang dari zona degradasi dan kita kebobolan tiga kali dari tendangan luar kotak penalti," kata Risto usia laga.

Membawa misi menjauhi zona degradasi, kedua tim tampil ngotot sejak awal laga. Gol pertama dalam laga lebih dulu dicetak oleh tim tamu lewat freekick mematikan Ezequiel Vidal di menit ke-26. Tendangan kaki kiri Vidal melesat kencang di sudut kanan gawang Kiper PSS Sleman, Anthony Pinthus. Skor 0-1 untuk Persita.

Baca Juga

Lawan Persita, PSS Sleman Langsung Turunkan Duet Hokky-Ajak Sejak Awal Laga

PSS Sleman Jajaki Opsi Penggunaan Stadion Kandang Selain Sultan Agung Demi Bisa Menghadirkan Penonton

Dijamu Bhayangkara Presisi, PSS Sleman Bidik Poin Penuh

Namun hanya tujuh menit berselang, PSS Sleman menyamakan kedudukan. Gol tendangan bebas Persita di balas dengan sontekan plesing indah Esteban Vizcarra di menit ke-33. Viscarra yang mendapat sodoran umpan pendek di depan kotak penalti Keorganisasian tembakan melengkung ke arah kiri gawang Persita. Kiper Persita, Kartika Ajie yang tak mampu menghalau bola membuat gol bagi PSS Sleman. Skor 1-1 kedua tim imbang.

Sayangnya di penghujung babak pertama, gantian Irsyad Maulana yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Bola melengkung sepakan Irsyad kembali menjebol gawang PSS Sleman dan mengubah skor menjadi 1-2 untuk Persita. Skor ini bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, baik PSS maupun Persita masih terus melanjutkan jual beli serangan. Hasilnya pergerakan Ajak yang dijatuhkan di kotak penalti membuat wasit menunjuk titik putih. Ajak yang mengeksekusi tendangan pada menit ke-53 sukses mengecoh Kartika Ajie. Skor berubah menjadi 2-2 kedua tim sama kuat.

Akan tetapi tujuh menit berselang, stiker Laskar Cisadane, Ramiro Fergonzi seakan tak ingin ketinggalan dalam pesta gol. Pada menit ke-60 tendangan kerasnya dari luar kotak penalti tak mampu dihalau kiper PSS Sleman. Gol ini sekali lagi membuat Persita unggul 2-3.

Nyaris menelan kekalahan, juru selamat PSS Sleman justru hadir dari gol bunuh diri sang Kapten Laskar Cisadane, Muhammad Toha. Toha yang ingin menghalau umpan lambung dari kiri pertahanan Persita justru mencetak gol bunuh di menit ke-82. Bola sundulannya tak mengubah arah bola ke luar gawang, bola justru menghujam ke arah gawangnya sendiri. Skor 3-3 bertahan hingga akhir laga. "Tentu itu tidak mudah untuk kita bisa kembali bangkit lagi dan lagi, apalagi kita awalnya tertinggal kemudian kita bangkit kembali sampai akhirnya kita bisa menyamakan kedudukan 3-3," tandasnya.

Meski belum meraih poin penuh, Risto mengaku bangga akan semangaat juang para pemain hingga menit akhir. Apalagi pemain bisa mengendalikan dinamika situasi yang terjadi di lapangan.

Sementara itu penyerang sayap PSS Sleman, Elvis Kamsoba sejujurnya mengaku kecewa akan hasil ini. Dalam pertandingan ini Elvis menilai timnya bisa menang, melihat banyaknya peluang yang diciptakan tetapi belum bisa dimanfaatkan dengan baik.

"Itu lah sepak bola, kadang kita bisa menang, kadang kita bisa kalah, kadang imbang, tapi tim akan berjuang lebih baik di pertandingan selanjutnya," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Tok! MK Bacakan Putusan Hasil Sengketa Pilpres pada Senin 22 April Mendatang

News
| Jum'at, 19 April 2024, 14:17 WIB

Advertisement

alt

Sambut Lebaran 2024, Taman Pintar Tambah Wahana Baru

Wisata
| Minggu, 07 April 2024, 22:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement