Kurangi Emisi Lintas Laju Urban, KAI Commuter Raih Penghargaan di JBBA
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Tangkapan layar Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka memuji timnas u-17 yang lolos ke Piala Dunia 2025./ Youtube Gibran Rakabuming Raka
Harianjogja.com, JAKARTA—Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi Timnas Indonesia U-17 yang lolos ke Piala Dunia 2025.
Timnas sepak bola U-17 untuk pertama kalinya berhasil mengamankan satu tiket ke Piala Dunia 2025 di Qatar setelah keluar sebagai juara grup di Piala Asia U-17 2025.
Gibran mengatakan keberhasilan Garuda Muda itu bukan keajaiban, melainkan hasil dari kerja keras.
“Ini bukan sekadar kemenangan di atas lapangan, tetapi ini adalah bukti bahwa Indonesia mampu berlaga di arena yang lebih besar,” kata Gibran dikutip dari Youtube Gibran Rakabuming Raka, Selasa (22/4/2025).
Dalam tayangan videonya, Gibran mengatakan dulu Indonesia hanya menjadi penonton yang bertepuk tangan saat negara lain berlaga. Tetapi kini, Garuda Muda membalikkan cerita. "Mereka memberi kita harapan. Mereka menciptakan kesempatan bahwa mimpi besar itu bisa menjadi nyata,” katanya.
Pada kesempatan tersebut Gibran juga memuji kiprah beberapa pemain timnas beserta pelatih mereka Nova Arianto. Evandra, pemuda asal Malang dengan dominasi kekuatan kaki kirinya mampu terus tampil memukau. Alberto, pemuda asal Bojonegoro berdarah Papua, dengan ketekunan dan kerja kerasnya mampu membobol kandang lawan.
Kemudian Gholy, pemuda asal Bekasi, dengan kelincahannya mampu mengguncang pertahanan dari sisi sayap lapangan, serta pemain muda lainnya dari berbagai penjuru negeri yang berjuang membawa nama Indonesia dengan berlari tanpa lelah, bangkit tanpa menyerah.
View this post on Instagram
Gibran pun mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung laga mereka di Piala Dunia pada November 2025. “November ini, Timnas U-17 akan bertarung dan mencetak sejarah. Garuda Muda akan menunjukkan performa maksimal, dan tugas kita semua adalah menjadi pendukung mereka yang paling setia,” kata Gibran.
Wapres, dalam tayangan yang sama, tidak meragukan kecintaan para suporter terhadap Garuda Muda.
BACA JUGA: Bantai Yaman 1-4, Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia U-17 di Qatar
Oleh karena itu, Gibran pun memberikan apresiasi tinggi pada mereka.
“Saya juga ingin mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya bagi suporter yang selalu memenuhi stadion, menjaga ketertiban, membeli tiket, membeli merchandise, bahkan ada yang membuat tifo Garuda bertuliskan show your dignity. Kalian memang keren. Terima kasih sudah menjadi suporter yang paling gila, paling setia untuk timnas kita,” kata Gibran.
Dalam video berdurasi 5 menit 10 detik itu, Gibran kemudian menegaskan dukungan pemerintah kepada PSSI untuk membentuk timnas yang tangguh, dan menciptakan ekosistem sepak bola yang lebih baik di Indonesia.
“Saat ini ada 24 stadion siap digunakan. Selain itu, kita juga punya sekolah sepak bola, serta training center di berbagai daerah yang bisa digunakan untuk berlatih, dan melakukan pembinaan bakat sejak dini,” kata Gibran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Malaysia menetapkan darurat di Serian akibat kabut asap karhutla Indonesia. Sebanyak 647 sekolah dan sejumlah aktivitas warga dihentikan sementara.
Hasil Bhayangkara FC vs Persebaya babak pertama Super League 2026/2027 berakhir 0-1. Yann Mabella membawa Bajul Ijo unggul di Stadion PKOR Sumpah Pemuda.
Terlalu sering bilang "hati-hati" kepada anak bisa membuat peringatan kehilangan makna. Simak 5 kalimat pengganti yang lebih spesifik dan mudah dipahami anak.
PSIM Jogja vs Persita Tangerang masih 0-0 hingga babak pertama. Simak jalannya pertandingan dan susunan pemain kedua tim di Stadion Sultan Agung.
PPDI Sleman menilai perubahan desil penyandang disabilitas belum mencerminkan kondisi sebenarnya. Fasilitas khusus seperti kloset duduk dinilai tidak bisa.