Profil Bangladesh, Lawan Timnas Indonesia di Laga Terakhir FIFA ASEAN Cup 2026

Jumali
Jumali Rabu, 30 September 2026 12:37 WIB
Profil Bangladesh, Lawan Timnas Indonesia di Laga Terakhir FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Bangladesh/Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Indonesia akan menghadapi Bangladesh pada laga terakhir Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026) pukul 19.30 WIB.

Bagi pencinta Timnas Indonesia, termasuk pembaca di Jogja yang mengikuti kiprah skuad Garuda, laga ini menjadi pertandingan penting setelah Indonesia bermain imbang 0-0 melawan Malaysia pada Senin (28/9/2026).

Hasil tersebut membuat persaingan Grup A masih terbuka. Indonesia, Malaysia, dan Singapura sama-sama mengoleksi empat poin menjelang pertandingan terakhir, sementara Bangladesh belum mendapatkan poin. FIFA mencatat Indonesia dan Malaysia bermain imbang tanpa gol, sedangkan Singapura mengalahkan Bangladesh 1-0 pada hari yang sama.

Indonesia kemudian akan berhadapan dengan Bangladesh, sedangkan Malaysia bertemu Singapura. Karena itu, hasil kedua pertandingan terakhir akan menentukan posisi akhir Grup A.

Bangladesh Belum Mencetak Gol

Bangladesh menjadi salah satu tim tamu dalam FIFA ASEAN Cup 2026. Negara Asia Selatan tersebut berada satu grup dengan Indonesia, Malaysia, dan Singapura di Divisi 1.

Dalam dua pertandingan sebelumnya, Bangladesh kalah 0-3 dari Malaysia dan 0-1 dari Singapura. Artinya, tim berjuluk Bengal Tigers itu belum mencetak gol dan sudah kebobolan empat gol.

Kendati demikian, Bangladesh tetap memiliki sejumlah pemain yang perlu diperhatikan Indonesia.

Salah satu nama yang menonjol adalah Hamza Choudhury. Gelandang tersebut memiliki pengalaman bermain di sepak bola Inggris dan pernah memperkuat Leicester City.

Choudhury juga dapat dimainkan di lebih dari satu posisi. Selain sebagai gelandang bertahan, pemain tersebut bisa beroperasi sebagai bek kanan.

Pada 2026, Choudhury bergabung dengan Sheffield United di kompetisi Championship Inggris. Catatan AFC juga menyebut pemain Bangladesh tersebut sebagai salah satu pemain yang memiliki pengalaman di level klub Inggris.

Dalam pertandingan Bangladesh melawan Singapura, Hamza bahkan sempat memberikan ancaman melalui tembakan yang memaksa pertahanan lawan bekerja keras. FIFA mencatat dirinya sebagai salah satu pemain Bangladesh yang mendapat perhatian dalam pertandingan tersebut.

Shamit Shome, Pemain Bangladesh dari New York Cosmos

Nama lain yang patut diperhatikan adalah Shamit Shome.

Pemain tersebut kini memperkuat New York Cosmos dan memiliki pengalaman membela tim nasional Kanada sebelum kemudian memilih memperkuat Bangladesh.

Shome juga tampil dalam pertandingan Bangladesh melawan Singapura. FIFA mencatat penyerang New York Cosmos itu sempat mendapatkan peluang melalui sundulan, meski belum berhasil mengubahnya menjadi gol.

Kehadiran pemain dengan pengalaman di luar Bangladesh menjadi bagian dari upaya Bengal Tigers meningkatkan kualitas skuadnya pada turnamen ini.

Thomas Dooley Jadi Sosok Penting di Bangladesh

Selain pemain, Timnas Indonesia juga akan menghadapi pelatih yang memiliki pengalaman cukup panjang di sepak bola internasional, Thomas Dooley.

Mantan pemain Timnas Amerika Serikat tersebut pernah menangani Timnas Filipina dan memiliki pengalaman bekerja di kawasan Asia Tenggara.

Dooley juga pernah menangani klub di Malaysia dan Vietnam sebelum dipercaya menangani Bangladesh. Pengalaman tersebut membuat dirinya tidak asing dengan karakter sepak bola di kawasan Asia.

Bangladesh sendiri datang ke FIFA ASEAN Cup 2026 dengan skuad yang memanfaatkan sejumlah pemain diaspora. FIFA sebelumnya menyebut Bangladesh memiliki kekuatan di lini tengah ketika mempersiapkan diri menghadapi turnamen.

Rekor Bangladesh di Asia Selatan

Bangladesh merupakan negara yang berada di kawasan Asia Selatan. Dalam sejarah sepak bola regional, mereka pernah meraih gelar SAFF Championship pada 2003.

Bangladesh juga pernah meraih medali emas sepak bola putra pada South Asian Games 1999 dan 2010.

Meski demikian, kondisi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 sejauh ini berbeda. Mereka kalah dalam dua pertandingan pertama dan berada di posisi terbawah Grup A menjelang laga terakhir melawan Indonesia.

Bagi Indonesia, laga di SUGBK bukan hanya kesempatan untuk mengamankan kemenangan. Hasil pertandingan terakhir Grup A juga akan menentukan posisi Garuda di klasemen akhir, bersamaan dengan hasil pertandingan Malaysia melawan Singapura.

Dengan demikian, kekuatan Bangladesh, termasuk keberadaan pemain seperti Hamza Choudhury dan Shamit Shome serta pengalaman Thomas Dooley, tetap menjadi bagian yang perlu diperhatikan Indonesia sebelum pertandingan terakhir fase grup.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online