Jangan Tergiur Bonus, Ini Cara Cek Game Cuan yang Aman
Jangan mudah tergiur game cuan dan bonus besar. Simak 6 cara mengecek legalitas, keamanan data, bonus, reputasi, dan penarikan dana.
Harianjogja.com, JOGJA—Tiga pemain keturunan keturunan Indonesia yang berkarier di Liga Belanda telah tiba di Jakarta, Selasa (3/5/2025). Ketiga pemain tersebut adalah Jens Raven, Dion Markx dan Mauresmo Hinoke.
BACA JUGA: Jens Raven Senang Dapat Menit Bermain
Dion Markx sudah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sejak Februari lalu, ketika melaksanakan sumpah bersama Ole Romeny dan Tim Geypens.
Sedangkan Jens Raven, adalah penyerang Timnas U-19 yang memiliki garis keturunan Yogyakarta dari neneknya dan telah disumpah menjdi Warga Negara Indonesia (WNI) sejak Kamis (27/6/2024).
Sedangkan, Mauresmo Hinoke adalah pemain keturunan Indonesia, namun belum dinaturalisasi karena garis keturunannya dikabarkan terlalu jauh. Hinoke sebelumnya sempat memperkuat Timnas Indonesia U-20 di turnamen Toulon Cup yang digelar pada Juni 2024 lalu.
Belum diketahui, apa maksud dari kehadiran Jens Raven dan kolega menjelang laga Timnas Indonesia kontra China ini. Raven sendiri kemungkinan akan memperkuat Timnas Indonesia U-23 asuhan Gerald Vanenburg, yang akan tampil di Piala AFF U-23 2025 pada Juli mendatang. Dion Markx juga bisa dipanggil untuk ajang tersebut, yang akan menjadi turnamen resmi pertamanya sejak dinaturalisasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jangan mudah tergiur game cuan dan bonus besar. Simak 6 cara mengecek legalitas, keamanan data, bonus, reputasi, dan penarikan dana.
28 penerima bansos di Kulonprogo terindikasi judol. Mayoritas lansia dan gaptek, kalurahan telusuri dugaan aktivitas oleh anggota keluarga.
Seleksi petugas haji 2027 dibuka hingga 31 Agustus. Cek syarat, formasi, jadwal CAT, surat rekomendasi, BPJS, dan link pendaftaran.
BGN meminta mitra melaporkan oknum yang meminta uang untuk operasional SPPG dan menegaskan kepala SPPG wajib hadir sejak pukul 02.00.
Sebanyak 21 siswa SLB BC Wiyata Dharma 3 Ngaglik, Sleman, belajar mengolah kentang krispi sekaligus memahami sanitasi dan keamanan pangan.
Kuota LPG 3 kg 2026 berpotensi jebol. DEN meminta pengawasan distribusi dan pembinaan pangkalan diperketat agar subsidi tepat sasaran.