Dominasi Spanyol di Nominasi Pelatih Terbaik Ballon dOr 2026, Kompany Wakil Belgia
Nominasi Ballon d'Or 2026 untuk pelatih pria terbaik: 4 Spanyol (Enrique, De la Fuente, Arteta, Emery) dan Kompany. Siapa yang akan menang? Cek selengkapnya.
Isa Guusje Warps/ Instagram: Timnas Indonesia
Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Putri Indonesia meraih kemenangan 1-0 atas Kirgistan dalam laga Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (29/05/2025). Gol sebiji yang dicetak oleh Garuda Pertiwi dilesakkan oleh Isa Guusje Warps pada menit ke-66.
BACA JUGA: Taiwan Cukur Pakistan 8-0
Warps yang tak terkawal mendapat bola di sisi kiri kotak penalti Kirgistan. Tanpa pikir panjang, memanfaatkan celah kosong, Warps langsung melepaskan tenndangan keras sisi pojok kanan atas gawang yang berbuah gol.
Pada babak kedua, pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki, menarik keluar Rosdillah dan Zahra Musdalifah dan memasukan Vivi Oktavia dan Reva Octaviani. Perubahan formasi ini efektif dan membawa kemenangan 1-0 bagi Indonesia.
Atas raihan tiga poin ini, Indonesia berada di peringkat kedua klasemen dengan 3 poin, karena kalah selisih gol dari Taiwan yang menang 8-0 atas Pakistan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nominasi Ballon d'Or 2026 untuk pelatih pria terbaik: 4 Spanyol (Enrique, De la Fuente, Arteta, Emery) dan Kompany. Siapa yang akan menang? Cek selengkapnya.
Sekitar 52 hektare sawah Banaran, Kulonprogo, bera akibat krisis air. Petani kini menerapkan pola tanam padi bergilir sambil menunggu hujan.
Korban longsor salju di Gunung Mizhirgi, Rusia, bertambah menjadi 13 orang. Empat pendaki masih hilang dalam pencarian di Ngarai Bezengi.
Presiden Prabowo melepas 430 atlet Indonesia dari 35 cabang olahraga untuk berlaga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.
Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam mendorong hilirisasi riset melalui keikutsertaan dalam Pameran Inovasi Perguruan Tinggi
Pernikahan di Bantul menurun. Standar media sosial, karier, pendidikan, dan ekonomi membuat anak muda memilih menunda pernikahan.