Skandal Azure Guncang Microsoft Israel, GM Dicopot
Microsoft diguncang skandal dugaan penggunaan server Azure untuk pengawasan warga Palestina. GM Microsoft Israel resmi dicopot.
PSSI menguji coba VAR./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Penggunaan Video Assistant Referee (VAR) pada laga final Piala AFF U23 2025 antara timnas U23 Indonesia vs Vietnam, Selasa (27/7/2025) malam disambut positif sejumlah pihak. Salah satunya adalah pemain timnas U23 Vietnam.
BACA JUGA: Final Piala AFF U23 2025 Gunakan VAR
“Saya pikir pertandingan nanti dibutuhkan keadilan dari kedua tim. Pertandingan ini sangat penting dan diperlukan transparansi,” ujar Nguyen Dinh Bac dikutip dari Bongda24h, Senin (28/7/2025).
“Kami akan melakukan yang terbaik untuk memenangkan pertandingan mendatang,” katanya.
“Jika kami mendapatkan kesempatan bermain, kami akan bermain dengan seluruh kemampuan kami untuk bendera dan seragam ini,” tambahnya.
Akun ASEAN Football mengungkapkan, penggunaan VAR di final ini dianggap sebagai langkah penting untuk mendukung kinerja wasit dalam situasi-situasi sensitif dan memastikan keabsahan gol. Hal ini tentunya menjadi perhatian utama mengingat rivalitas sengit antara Vietnam dan Timnas Indonesia, terutama di laga final, yang seringkali diwarnai oleh insiden kontroversial.
"Konfrontasi antara Vietnam dan Indonesia (terutama di final) selalu sengit dan seru, sehingga pasti akan ada banyak situasi kontroversial. Penggunaan teknologi VAR akan membantu wasit mengendalikan pertandingan untuk membuat keputusan yang paling objektif dan akurat dalam situasi sensitif bagi kedua belah pihak,” bunyi laporan akun tersebut.
Pentingnya VAR terlihat jelas dari insiden di semifinal antara Vietnam U-23 dan Filipina U-23 pada 25 Juli lalu. Saat itu, wasit keliru memberikan kartu merah kepada pemain Filipina. Dalam sebuah perebutan bola di menit ke-90+5, pemain nomor 2 Filipina, Noah Leddel, mendorong Quoc Viet hingga terjatuh. Namun, karena keterbatasan pengamatan, wasit justru memberikan kartu kepada Jaime Rosquillo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Microsoft diguncang skandal dugaan penggunaan server Azure untuk pengawasan warga Palestina. GM Microsoft Israel resmi dicopot.
Gerakan tersebut diwujudkan melalui implementasi aplikasi STUPA, yaitu layanan keuangan digital berbasis aplikasi uang elektronik.
Kulonprogo masih aman dari kekeringan di awal kemarau 2026. BPBD siaga droping air bersih diperkirakan mulai Agustus.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Veda Ega unggul klasemen Moto3 2026 meski kalah top speed dari Hakim Danish. Duel keduanya makin ketat di lintasan.
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.