Penggeledahan Ponpes oleh Polda Jateng, PBNU Minta Warga Sukoharjo Menahan Diri
Ketum PBNU Gus Kikin mengimbau warga Sukoharjo menjaga kerukunan dan tidak terprovokasi kasus pembakaran warung mi babi serta penggeledahan ponpes.
Sejumlah pesepak bola Timnas Putri Indonesia melakukan sesi latihan di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (30/7/2025). Latihan tersebut sebagai persiapan jelang Piala AFF Wanita 2025 di Vietnam yang dimulai 6 Agustus 2025, dan Timnas Putri Indonesia tergabung di Grup A bersama tuan rumah Vietnam, Thailand, dan Kamboja. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya - ny
Harianjogja.com, JAKARTA - Tim nasional putri Indonesia mengakui ketangguhan timnas Thailand yang mengalahkannya 0-7 dalam pertandingan pembuka grup A Piala AFF 2025 yang berlangsung di Lach Tray Stadium, Hai Phong, Vietnam, Rabu malam WIB.
Baru memasuki menit ke-6, Gajah Perang -sebutan Thailand langsung unggul cepat setelah Kanjanaporn Phomsri melepaskan tembakan yang gagal dibendung.
Tiga belas menit berselang, Thailand yang tampil menekan dan mendominasi penguasaan bola mampu menggandakan keunggulan lewat tandukan Miranda J. Casten.
Kanjanaporn kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini pada menit ke-27 setelah sukses mengeksekusi tendangan penalti.
Indonesia terus digempur oleh Thailand yang bermain menekan dengan kombinasi umpan-umpan pendek.
Thailand kembali menambah keunggulan menjadi 4-0, selepas Pichayatida Manowang menyontek bola pada menit ke-40.
BACA JUGA: Alasan FIFA Belum Izinkan Kehadiran Suporter Away di Super League
Tak butuh waktu lama, pada menit ke-41 Janista Jinantuya membawa Thailand kembali berselebrasi selepas tandukannya gagal diantisipasi oleh penjaga gawang Laita Ro'ati Masykuroh.
Hingga memasuki jeda babak pertama, Thailand unggul 5-0 atas Indonesia.
Di babak kedua, tim Srikandi mencoba tampil keluar dari tekanan dan sekali dua kali melancarkan serangan dari sektor sayap.
Tapi Thailand mampu tampil solid dan bisa menutup ruang kala Indonesia mencoba untuk tampil menekan.
Pinyaphat Klinklai membawa Thailand unggul setengah lusin gol selepas tembakannya tak dapat dijangkau Laita Ro'ati Masykuroh pada menit ke-71.
Baca juga: Timnas putri umumkan 23 pemain untuk Kejuaraan ASEAN Putri 2025
Thailand kembali menambahkan keunggulan pada menit ke-72 melalui sepakan dari Thawanrat Promthongmee. Thailand unggul 7-0 atas Indonesia.
Hingga peluit akhir ditiup oleh wasit, skor 7-0 untuk keunggulan Thailand bertahan.
Dengan hasil ini sekaligus membuat Indonesia kini berada di posisi juru kunci klasemen sementara grup A. Sedangkan Thailand memuncaki klasemen dengan mengantongi total tiga poin.
Susunan pemain:
Indonesia (4-4-2) : Laita Ro'ati Massykuroh (PG); Rihla Aulia, Remini Chere Rumbewas, Shalika Viandrisa, Vivi Oktavia Riski; Feni Binsbarek, Viny Silfianus, Reva Octaviani, Rosdilah Nurrohmah; Isa Warps, Marsela Awi.
Pelatih: Joko Susilo
Thailand (4-4-2): Pawarisa Homyamyen (PG); Pichayatida Manowang, Supaporn Intaraprasit, Rinyaphat Moondong, Natcha Kaewanta; Pluemjai Sontisawat, Karnjanathat Phomsiri, Janista Jinantuya, Pinyaphat Klinklai; Madison Casteen, Chatchawan Rodthong.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ketum PBNU Gus Kikin mengimbau warga Sukoharjo menjaga kerukunan dan tidak terprovokasi kasus pembakaran warung mi babi serta penggeledahan ponpes.
Kunjungan wisman ke DIY pada September 2026 turun 12,96% secara bulanan. Low season dan gangguan penerbangan akibat abu vulkanik menjadi faktor penyebab.
PLN UID Yogyakarta mengajak masyarakat menjaga lingkungan sekitar jaringan listrik dan melaporkan potensi gangguan menjelang musim hujan 2026/2027.
Trump masih mengutamakan diplomasi dengan Iran meski Netanyahu mendesak AS kembali melancarkan serangan militer setelah pemilu sela.
Muhammadiyah mendukung langkah Polri memberantas vape mengandung narkoba karena sejalan dengan fatwa haram penggunaan rokok elektrik sejak 2020.
Netanyahu kehilangan mayoritas di Knesset setelah pemilu Israel. Oposisi menjajaki dukungan partai Arab untuk membentuk pemerintahan baru.