Advertisement
Profil Wasit Ma Ning yang Kontroversi Saat Pimpin Indonesia vs Irak
Wasit Ma Ning - AFC
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Wasit asal China, Ma Ning, menjadi sorotan usai memimpin pertandingan Indonesia vs Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Beberapa keputusannya dinilai kontroversial dan merugikan Timnas Indonesia yang akhirnya takluk 0-1 dan gagal lolos Piala Dunia.
Disarikan dari berbagai sumber, Ma Ning adalah wasit elit AFC berlisensi FIFA sejak 2011. Wasit kelahiran 1979 ini memiliki segudang pengalaman, termasuk memimpin pertandingan di Piala Dunia 2022 Qatar dan menjadi wasit utama pada final Piala Asia 2023. Ia juga berprofesi sebagai pengajar di Institut Olahraga Nanjing.
Advertisement
Dalam laga Indonesia vs Irak, Ma Ning membuat beberapa keputusan kontroversial:
- Hanya memberi kartu kuning untuk pelanggaran keras pemain Irak yang dinilai layak mendapat kartu merah
- Enggan memeriksa VAR untuk insiden krusial tertentu
- Keputusan-keputusan ini dinilai banyak merugikan perjuangan Timnas Indonesia
Ini bukan pertama kalinya Ma Ning menuai sorotan. Pada final Piala Asia 2023 antara Qatar vs Yordania, ia memberikan tiga penalti untuk Qatar - salah satunya setelah awalnya meniup offside lalu berubah menjadi penalti setelah konsultasi VAR. Keputusan-keputusan tersebut sempat menuai kritik dari berbagai pihak.
Langkah Indonesia menuju Piala Dunia 2026 resmi terhenti setelah menelan kekalahan tipis 0–1 dari Irak pada laga Grup B putaran keempat kualifikasi zona Asia di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Minggu dini hari WIB.
Gol tunggal gelandang Irak Zidane Iqbal pada menit ke-75 menjadi penentu dalam pertandingan yang berjalan sengit. Hasil ini membuat Indonesia tertahan di dasar klasemen Grup B dengan nol poin dari dua pertandingan, setelah sebelumnya juga kalah 2–3 dari Arab Saudi.
Dengan hasil tersebut, peluang Indonesia untuk melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026 resmi tertutup. Adapun Irak, yang baru memainkan satu laga, menempati posisi kedua klasemen sementara dengan tiga poin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Dari Kelompok Tani, Sekar Arum Ubah Sampah Jadi Prestasi di Jogja
- Jadwal Terbaru KRL Jogja Solo 1 April 2026, Pagi hingga Malam
- Larangan Parkir Bus Senopati Picu Keresahan Juru Parkir
- Rumah Duka Dipenuhi Karangan Bunga, Pemulangan Praka Farizal Disiapkan
- Malam Hari Jadi Andalan, Girder Tol Jogja Solo Dipasang Lagi
Advertisement
Advertisement









