Tim Muda PSIM Jogja Bikin Kejutan di EPA Super League
PSIM Jogja langsung menembus papan atas EPA Super League 2025/2026 lewat performa impresif skuad U-16 pada musim debut.
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel didampingi pemain, Anton Fase saat konferensi pers di Wisma PSIM, Jogja, pada Kamis (30/10/2025). Ist/ Dok. PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel mewaspadai gaya bermain Persik Kediri yang disebut lebih sulit diantisipasi dibanding Dewa United, jelang laga lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (31/10/2025), pukul 15.30 WIB.
Tuan rumah datang dengan kepercayaan diri tinggi usai menang meyakinkan di laga terakhir melawan Dewa United dengan skor 2-0.
PSIM Jogja juga masih bertengger di papan atas klasemen Super League, tepatnya di peringkat keenam dengan torehan 15 poin dari sembilan laga. Laskar Mataram hanya tertinggal dua poin dari Persija Jakarta di posisi runner-up.
Sementara Persik Kediri berusaha bangkit setelah gagal meraih kemenangan dalam dua laga terakhir. Mereka ditahan imbang 1-1 oleh PSM Makassar di laga terakhir, dan sebelumnya takluk dari pemuncak klasemen, Borneo FC, dengan skor 2-0.
Hingga pekan ke-sembilan, tim berjuluk Macan Putih ini masih menempati peringkat ke-11 dengan 11 poin, atau terpaut empat poin dari PSIM.
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel, enggan jumawa meskipun timnya di atas kertas lebih unggul dari calon lawannya. Ia bahkan menilai laga kontra Persik akan lebih sulit dibanding saat menghadapi Dewa United pekan lalu.
“Lawan Persik Kediri menurut saya akan lebih sulit dibanding melawan Dewa kemarin. Dewa bermain sedikit lebih terbuka, apalagi ketika menyerang,” kata Van Gastel saat konferensi pers, Kamis (30/10/2025).
“Sedangkan Kediri memiliki gaya bermain yang berbeda dan sulit diprediksi sehingga akan lebih sulit. Tapi sejauh ini saya senang dengan apa yang dilakukan anak-anak,” lanjutnya.
Menghadapi Persik, Van Gastel memastikan winger Anton Fase telah fit dan siap bermain usai menepi dua laga karena cedera engkel. Meskipun begitu, ia belum memastikan apakah pemain asal Belanda tersebut akan tampil sejak awal atau tidak.
“Fokus saya pada situasi Anton Fase yang sudah fit untuk pertandingan besok. Saya juga menghargai pemain-pemain lain yang juga tersedia di laga besok,” jelasnya.
Sementara itu, Anton Fase mengungkapkan dirinya sudah siap jika dibutuhkan pelatih menghadapi Persik. Ia juga merasa beruntung karena cederanya tidak begitu parah sehingga tidak harus absen lama.
“Merasa baik, saya merasa beruntung cedera saya tidak lama. Persiapan saya juga bagus. Perasaan saya sekarang sangat bagus dan siap untuk laga besok,” kata Anton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja langsung menembus papan atas EPA Super League 2025/2026 lewat performa impresif skuad U-16 pada musim debut.
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 untuk mendongkrak ranking FIFA.
Blunder Bento pada menit 90+8 membuat Al Nassr gagal mengunci gelar Saudi Pro League usai ditahan imbang Al Hilal 1-1.
Florentino Perez membantah isu sakit keras, menyerang media, dan mempercepat pemilu Real Madrid di tengah krisis klub musim 2026.