David Alaba Akui Spanyol Terlalu Kuat, Austria Tersingkir 0-3
David Alaba mengakui Spanyol terlalu kuat setelah Austria kalah 0-3 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 dan gagal melaju ke 16 besar.
Ketum PSSI Erick Thohir menyampaikan keterangan pers terkait dengan perkembangan sepak bola Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (24/10/2025). Antara/Dhemas Reviyanto
Harianjogja.com, JAKARTA—Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menegaskan FIFA Series harus dimaksimalkan untuk meningkatkan kualitas Timnas Indonesia menghadapi lawan lintas konfederasi.
Hal ini diutarakan Ketua umum PSSI, Erick Thohir yang juga meminta kepercayaan FIFA kepada Indonesia untuk menjadi salah satu tuan rumah FIFA Series.
“Ini adalah kesempatan besar yang harus kita manfaatkan untuk terus menguji dan menaikkan level Timnas. Dengan menghadapi lawan dari luar Asia secara rutin, para pemain akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis,” kata Erick, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima pewarta, Sabtu (22/11/2025).
“Ini adalah jalan terjal, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,” katanya.
FIFA Series merupakan program resmi FIFA yang mempertemukan tim-tim nasional dari konfederasi berbeda dalam laga persahabatan terstruktur.
Program ini bertujuan menambah pengalaman internasional dan mendukung pemerataan perkembangan sepak bola global.
Selama ini Indonesia lebih sering menghadapi lawan dari Asia. Melalui FIFA Series, Timnas dijadwalkan bertanding melawan perwakilan Afrika (CAF), Eropa (UEFA), Amerika Selatan (CONMEBOL), Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF), serta Oseania (OFC).
Format tersebut memungkinkan Indonesia mempelajari gaya permainan berbeda, mulai dari fisik Afrika, disiplin taktis Eropa, kreativitas Amerika Selatan hingga kecepatan tim CONCACAF.
Pada edisi 2026, Indonesia bergabung sebagai tuan rumah bersama Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Mauritius, Puerto Rico, Rwanda, dan Uzbekistan.
Penunjukan ini menempatkan Indonesia kembali dalam kalender resmi FIFA sebagai penyelenggara event internasional.
FIFA Series pertama pada 2024 digelar di lima negara, yakni Aljazair, Azerbaijan, Mesir, Arab Saudi, dan Sri Lanka, dengan format mempertemukan tim-tim lintas benua dalam satu venue.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
David Alaba mengakui Spanyol terlalu kuat setelah Austria kalah 0-3 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 dan gagal melaju ke 16 besar.
Menhut Raja Juli Antoni klarifikasi isu keterlibatan OTT KPK Bupati Kuansing, ungkap kronologi pengembalian amplop.
Komdigi menegur dua operator seluler yang masih mengaktifkan kartu SIM tanpa registrasi biometrik sesuai aturan yang berlaku sejak 1 Juli 2026.
Kebakaran Rama Billiard & Cafe Jogja diduga dipicu gangguan listrik. Kerugian ditaksir lebih dari Rp20 miliar tanpa korban jiwa.
Bandara Adisutjipto resmi melayani rute langsung Yogyakarta–Banjarmasin setiap hari bersama Citilink mulai 1 Juli 2026.
Kemenkes menegaskan tenaga medis dan nakes berhak menghentikan pelayanan jika mengalami intimidasi, sesuai UU Kesehatan.