Bau Gas Menyengat Diduga dari Pabrik Es, Warga Bayen Sleman Mengungsi
Belasan KK di Bayen Sleman mengungsi akibat bau menyengat diduga dari pabrik es. Warga alami sesak napas dan iritasi mata.
Pemain PSS, Frederic Injai, melepaskan tendangan saat berhadapan dengan Deltras FC, Sabtu (22/11/2025) malam. /Istimewa — PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Meski PSS Sleman mencuri satu poin di kandang Deltras FC Sabtu (22/11/2025), pelatih Ansyari Lubis mengakui banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi untuk menjaga konsistensi tim.
Hasil imbang lawan Deltras menjadi modal Super Elja menatap laga berikutnya. Seusai pertandingan, Pelatih Kepala PSS, Ansyari Lubis, menilai satu poin dari The Lobster diraih Super Elja dengan dramatis. Super Elja nyaris pulang dengan tangan hampa, tetapi berhasil menyamakan skor pada masa tambahan waktu babak kedua.
“Hasil ini sangat dramatis buat kami,” ujar Ansyari dalam Post Match Press Conference pada Sabtu (22/11/2025) malam.
Menurutnya, ada banyak aspek yang perlu dievaluasi PSS usai bertandang ke Sidoarjo, terutama terkait performa tim di babak pertama yang dinilai seperti tidak memiliki energi saat bermain.
“Kami banyak perlu evaluasi terutama di babak pertama ya, karena begitu terlihat tidak punya energi dari seluruh pemain,” ungkapnya.
Melihat timnya seperti kehilangan energi di babak pertama, Ansyari memberi arahan kepada anak asuhnya untuk memberi tekanan lebih kepada lawan. Ia menekankan agar bola segera didistribusikan ke area kotak penalti untuk dikonversi menjadi peluang.
“Makanya begitu babak kedua, kami ubah dengan langsung menekan. Bola itu langsung dikirimkan ke daerah kotak penalti dan kita lakukan itu sepanjang pertandingan. Gol itu bisa kami dapat di menit-menit terakhir,” ungkapnya.
Meski hanya meraih satu poin dari The Lobster, hasil ini tetap disyukuri Ansyari sebagai modal menatap laga berikutnya.
“Ya alhamdulillah dengan satu poin, ini juga menjadi modal buat kami di pertandingan selanjutnya,” katanya.
Sementara itu pemain PSS Sleman, Junior Haqi, mengaku hasil ini bukanlah yang diinginkan, tetapi dirinya tetap bersyukur karena PSS masih bisa membawa pulang satu poin. Ke depannya tim, kata dia, harus berbenah agar bisa tampil lebih baik.
“Pertama-tama saya ingin bersyukur pada malam hari ini, walaupun kami tidak mendapat hasil yang kami inginkan, tapi harus selalu bersyukur. Kami harus berbenah lagi. Mungkin ke depannya akan jauh lebih baik lagi,” katanya.
Hasil imbang di Sidoarjo membuat PSS Sleman turun ke peringkat 2 klasemen dengan raihan 27 poin. PSS hanya berjarak satu poin dari PS Barito Putera yang mengoleksi 28 poin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Belasan KK di Bayen Sleman mengungsi akibat bau menyengat diduga dari pabrik es. Warga alami sesak napas dan iritasi mata.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Perubahan tampak pada pembaruan Grand Vitara, yaitu penyematan Electronic Parking Brake yang menggantikan sistem tuas rem parkir mekanis pada keluaran sebelumny
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.
LBC Hotels Group, yang menaungi 9 unit hotel dan 2 resort ternama di Yogyakarta, kembali menggelar Table Top & Business Gathering #2