Advertisement
PSIM vs Bali United, Ujian Laga Malam di Bulan Ramadan
PSIM Jogja - Harian Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja menghadapi tantangan baru saat menjamu Bali United dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung Bantul, Senin (23/2/2026) pukul 20.30 WIB. Laga ini menjadi pertandingan kandang malam perdana bagi Laskar Mataram sekaligus momen pertama mereka bermain di bulan Ramadan musim ini.
Perubahan jadwal kick-off dari sore ke malam hari memaksa tim pelatih melakukan penyesuaian menyeluruh, mulai dari ritme kebugaran pemain hingga pola latihan menjelang pertandingan. Selama ini, PSIM Yogyakarta terbiasa melakoni laga kandang pada sore hari sehingga atmosfer di bawah lampu stadion menjadi pengalaman berbeda.
Advertisement
Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menilai laga malam menghadirkan sensasi tersendiri bagi skuadnya.
“Karena ini pertama kalinya kami bermain malam hari, bagi kami ini akan menarik karena harus bermain di bawah lampu stadion. Jadi ini akan menjadi pengalaman baru bagi kami,” ujar Van Gastel saat konferensi pers, Minggu (22/2/2026).
BACA JUGA
Dari sisi komposisi pemain, PSIM Jogja mendapat tambahan tenaga dengan kembalinya Donny Warmerdam ke dalam skuad. Donny telah mengikuti sesi latihan dan dipersiapkan masuk dalam daftar susunan pemain, meski untuk sementara akan memulai laga dari bangku cadangan.
Van Gastel menegaskan kondisi Donny belum sepenuhnya siap tampil sejak menit awal karena sudah cukup lama absen dari kompetisi profesional.
“Mengonfirmasi bahwa Donny sudah ikut latihan dan besok bakal masuk daftar susunan pemain di bangku cadangan. Tapi kita harus realistis, dia masih butuh waktu buat balik ke level kompetitif karena dia sudah lama tidak main sejak Mei tahun lalu,” kata Van Gastel.
Penyesuaian tidak hanya dilakukan pada aspek teknis, tetapi juga pada manajemen waktu selama Ramadan. Jadwal latihan yang biasanya digelar pagi kini digeser ke sore hari agar pemain dapat menjaga kondisi fisik sekaligus tetap optimal saat berbuka sebelum pertandingan.
“Sekarang latihan kita geser ke sore hari, bukan pagi lagi. Kita juga atur ulang program di hari pertandingan supaya anak-anak tetap bisa makan dan berbuka dengan maksimal sebelum bertanding,” ucapnya.
Sementara itu, gelandang PSIM, Fahreza Sudin, memastikan tim dalam kondisi siap menghadapi Bali United pada laga Super League 2025/2026 tersebut. Menurutnya, bermain malam hari bukan pengalaman yang sepenuhnya asing, meski tetap membutuhkan adaptasi dengan atmosfer Stadion Sultan Agung Bantul.
“Sebelumnya kita sudah latihan, sudah persiapkan diri untuk pertandingan besok. Untuk main malam, mungkin saya pernah main malam di Bantul,” ucap Fahreza, menggambarkan kesiapan tim menghadapi duel penting PSIM Jogja kontra Bali United di tengah suasana Ramadan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Lalampa, Wisata Kuliner Khas Malut Favorit Saat Ramadan
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 22 Februari 2026
- Jadwal KA Bandara YIA Reguler dan Xpress, Minggu 22 Februari 2026
- Kebakaran Rumah di Blimbingsari Sleman, Kerugian Capai Rp100 Juta
- Bus DAMRI Jogja-YIA, Cek Jadwal Lengkap 22 Februari 2026
- Bus Sinar Jaya Rute Jogja-Parangtritis dan Baron, 22 Februari 2026
Advertisement
Advertisement








