Advertisement
Yusaku Yamadera Kagum Atmosfer Super League Bersama PSIM Jogja
Bek PSIM Jogja, Yusaku Yamadera.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Bek PSIM Jogja, Yusaku Yamadera, mengaku terkesan dengan atmosfer kompetisi Super League 2025/2026 yang untuk pertama kali ia rasakan sepanjang kariernya di Indonesia. Sorotan besar publik serta kehadiran ribuan penonton di stadion menjadi pengalaman baru yang membekas bagi pemain asal Jepang tersebut.
Yusaku kini telah menjalani hampir setengah musim bersama Laskar Mataram di kasta tertinggi sepak bola nasional. Meski berstatus pendatang baru di Super League, ia mampu beradaptasi dengan cepat dan langsung menjadi bagian penting di lini belakang PSIM.
Advertisement
Musim ini juga menjadi kelanjutan perjalanan Yusaku bersama PSIM. Pada musim sebelumnya, ia turut berperan membawa klub asal Kota Gudeg itu menjuarai Liga 2 dan memastikan tiket promosi ke Super League 2025/2026.
“Sorotan publik terhadap sepak bola di sini luar biasa. Apalagi ini musim pertama saya bermain di Super League, rasanya mengagumkan bisa tampil di hadapan begitu banyak penonton,” ujar Yusaku Yamadera, Minggu (4/1/2026).
BACA JUGA
Menurut Yusaku, laga tandang melawan Persija Jakarta menjadi pengalaman paling berkesan sejauh ini. Bermain di stadion dengan puluhan ribu pendukung tuan rumah menghadirkan tantangan tersendiri sekaligus momen yang sulit dilupakan.
“Yang paling berkesan tentu saat bermain di Jakarta melawan Persija. Ada lebih dari 50 ribu penonton di stadion, atmosfernya luar biasa,” katanya.
Yusaku menilai tekanan dari suporter lawan saat laga tandang merupakan bagian tak terpisahkan dari sepak bola level tertinggi. Namun, ia justru memandang situasi tersebut sebagai sebuah kebanggaan.
“Tekanan pasti ada ketika bermain tandang. Tapi saya lebih merasa senang dan bangga karena pertandingan disaksikan banyak orang,” ucapnya.
Untuk menghadapi kondisi tersebut, Yusaku menekankan pentingnya kesiapan mental. Ia mengaku selalu berupaya menjaga pola pikir positif agar tetap tenang dan fokus sepanjang pertandingan.
“Setiap laga tandang saya berusaha meningkatkan mentalitas. Pola pikir harus tetap positif supaya bisa tenang dan fokus,” tuturnya.
Di bawah arahan pelatih Jean-Paul Van Gastel, Yusaku kerap dipercaya mengawal lini pertahanan PSIM saat berada dalam kondisi fit. Ia juga menjadi tandem bek asal Argentina, Franco Ramos Mingo, yang turut memperkokoh pertahanan Laskar Mataram sepanjang musim ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Wilayah di Jogja dan Sedayu Kena Pemadaman Listrik, Hari Ini
- Kasus Pengeroyokan Remaja di Bantul, Motif Diduga Rivalitas Geng
- Lansia 80 Tahun Tewas di Simpang Jambon, Diduga Pengendara Lalai
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 22 April 2026
- Viral, Area Pemakaman di Jogja Diduga Dipakai Kandang dan Gudang
Advertisement
Advertisement









