Advertisement
Sejarah Reli Dakar: Dari Afrika ke Arab Saudi
Suasana kategori motor Reli Dakar 2023, antara Haradh ke Shaybah, Arab Saudi. (Antara/AFP - Franck Fife)
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Reli Dakar telah berevolusi dari rute ikonik Paris–Dakar di Afrika hingga menjelajah gurun Arab Saudi. Perubahan ini dipicu faktor keamanan dan stabilitas politik.
Selama tiga dekade, rute Paris (Prancis) menuju Dakar (Senegal) adalah standar emas balap lintas alam. Namun, sejarah berubah drastis pada tahun 2008. Tepat sehari sebelum start di Lisbon, Portugal, penyelenggara terpaksa membatalkan balapan.
Advertisement
Timeout-racing mengungkapkan, langkah darurat ini diambil menyusul ancaman terorisme serius di Mauritania, Afrika Barat.
Ketidakstabilan keamanan dan ancaman serangan terhadap peserta dinilai terlalu berisiko, yang akhirnya menandai berakhirnya era Reli Dakar di tanah Afrika secara permanen.
BACA JUGA
Mulai tahun 2009, ajang ini bertransformasi menjadi "Reli Dakar" tanpa embel-embel nama Paris. Lokasi baru di Amerika Selatan dipilih karena menawarkan stabilitas keamanan dan sambutan luar biasa.
- Debut Argentina: Edisi pertama di Buenos Aires dihadiri sekitar satu juta penonton.
- Keragaman Medan: Jalur balapan meluas ke Chile, Peru, Bolivia, hingga Paraguay, menyuguhkan tantangan pegunungan Andes dan gurun pasir yang tidak kalah mematikan dari Sahara.
Sejak tahun 2020 hingga saat ini, Reli Dakar memasuki babak baru di Arab Saudi. Perpindahan ini membawa balapan kembali ke akarnya: gurun pasir yang tak berujung.
Meskipun secara geografis jauh dari Dakar di Senegal, Arab Saudi menawarkan medan "The Empty Quarter" (Rub' al Khali) yang luas. Tantangan navigasi yang rumit, rute ribuan kilometer, dan suhu ekstrem memastikan identitas asli Dakar sebagai balapan paling menyiksa bagi pebalap maupun kendaraan tetap terjaga.
Mengapa tetap menggunakan nama "Dakar" meski tidak lagi melintasi Afrika? Nama tersebut kini telah menjadi merek dagang global yang melambangkan keberanian dan ketangguhan.
Selain faktor keamanan, penyelenggara memilih lokasi yang menawarkan dukungan logistik terpadu dan stabilitas politik. Hal ini penting untuk meminimalkan kerumitan perizinan lintas batas negara yang sering menjadi kendala di jalur aslinya dahulu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Polda NTT Pastikan Jasad Korban Kapal Tenggelam Pelatih Valencia
Advertisement
Walking Tour Telusuri Jejak Sejarah Simpang Lima Boyolali
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



