Advertisement
PSS Sleman Takluk, Ansyari Akui Tekanan Kendal Tornado
Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis (tengah) dalam Pre Match Press Conference pada Minggu (16/11/2025). - Harian Jogja // Catur Dwi JanatiÂ
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Kekalahan PSS Sleman dari Kendal Tornado FC di Stadion Sriwedari, Solo diakui Ansyari Lubis dipengaruhi pressing ketat lawan sejak awal laga.
Pada lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 yang digelar pada Senin (6/1/2026) malam itu, PSS Sleman kalah 1-2.
Advertisement
Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis, memberikan apresiasi terhadap kualitas permainan lawan, usai Skuat Super Elang Jawa kalah 1-2 dari Kendal Tornado FC pada lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Sriwedari, Solo, Senin (6/1/2026) malam.
"Kami tahu Kendal punya kualitas permainan yang bagus, mereka juga memiliki taktik yang luar biasa," kata Ansyari dalam sesi Post Match Press Conference, Senin malam.
BACA JUGA
Ia mengakui bahwa strategi pressing ketat yang diterapkan tuan rumah membuat anak asuhnya kesulitan mengembangkan permainan di awal laga. "Kami sempat keteteran di awal babak pertama. Mereka melakukan press yang cukup membuat kami agak sulit," tambahnya.
Akibat kekalahan ini, PSS Sleman tertahan di posisi kedua dengan koleksi 30 poin, terpaut empat angka dari Barito Putera di puncak klasemen. Sementara itu, Kendal Tornado FC kini mengancam di posisi keempat dengan raihan 26 poin.
Kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka sejak peluit awal dibunyikan. PSS yang mengandalkan agresivitas dua sayapnya, Riko Simanjuntak dan Terens Puhiri, beberapa kali mencoba membangun serangan. Namun, barisan pertahanan Kendal Tornado masih terlalu tangguh untuk ditembus.
Sebaliknya, Kendal Tornado yang bermain disiplin kerap mengancam gawang PSS melalui umpan terobosan berbahaya yang menyasar Patrick Cruz dan Felipe Ryan.
Kebuntuan Kendal pecah di pertengahan babak pertama. Berawal dari pergerakan Patrick Cruz di sisi kanan pertahanan PSS, penyerang tersebut dijatuhkan oleh M. Kanu di kotak terlarang pada menit ke-25. Setelah melakukan pengecekan melalui Video Assistant Referee (VAR), wasit menunjuk titik putih untuk Kendal.
Patrick Cruz yang maju sebagai algojo sukses menjebloskan bola ke gawang pada menit ke-30. Tendangan Cruz mengarah ke sisi kiri, sementara kiper PSS Ega Rizky melompat ke arah berlawanan. Skor 1-0 untuk keunggulan Kendal.
Upaya PSS untuk bangkit semakin berat di penghujung babak pertama. Menit ke-45, bek PSS Ferrel Arda diganjar kartu merah setelah menerima kartu kuning kedua. Kehilangan satu pemain membuat PSS tertahan dengan skor 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pelatih PSS melakukan penyegaran dengan menarik M. Kanu dan Terens Puhiri untuk digantikan oleh Fadhilah Aziz dan Ichsan Pratama. Strategi ini membuahkan hasil pada menit ke-54.
Berawal dari halauan (clearance) pemain Kendal, bola disundul pemain PSS langsung menuju area kotak penalti. Gustavo Tocantins yang lolos dari pengawalan melepaskan tendangan dari sudut sempit yang tak mampu dihalau kiper lawan. Skor berubah imbang 1-1.
Namun, kegembiraan PSS hanya bertahan enam menit. Pada menit ke-60, Kendal Tornado kembali memimpin. Berawal dari skema sepak pojok, bola liar jatuh ke kaki Juan Morales yang langsung melepaskan tendangan keras ke gawang Ega Rizky. Skor kembali berubah menjadi 2-1.
PSS menolak menyerah. Pada menit ke-79, Gustavo Tocantins sebenarnya kembali mencetak gol. Namun, setelah pengecekan VAR, wasit menganulir gol tersebut karena bola dianggap menyentuh tangan (handball) Ichsan Pratama sebelum dikonversi menjadi gol.
Di masa tambahan waktu (injury time) menit 90+3, Kendal Tornado juga sempat mencetak gol melalui Patrick Cruz. Akan tetapi, wasit kembali menganulir gol tersebut karena adanya posisi offside. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Kendal Tornado FC.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Satpol PP Bongkar Lapak PKL di Atas Saluran Jalan Gajah Raya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




