Advertisement
Manchester United Resmi Pecat Ruben Amorim Usai Hasil Buruk
Ruben Amorim. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Manchester United resmi memecat Ruben Amorim pada Senin (5/1/2026) setelah rentetan hasil buruk dan performa tim yang terus merosot.
Advertisement
Pelatih asal Portugal itu datang pada November 2024 dengan reputasi mentereng dari Sporting CP, Amorim gagal mereplikasi kesuksesannya di Old Trafford. Meski sempat membawa harapan baru, performa MU justru terjun bebas. Klub menutup musim 2024/2025 di peringkat ke-15 dengan hanya mengoleksi 42 poin—salah satu catatan terburuk sepanjang sejarah klub di era Liga Inggris.
BACA JUGA
Meskipun manajemen telah menggelontorkan dana untuk mendatangkan pemain seperti Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, hingga Benjamin Sesko pada musim 2025/2026, hasil di lapangan tetap nihil. Puncak kekecewaan publik terjadi saat MU tersingkir dari Piala Liga Inggris oleh klub kasta keempat, Grimsby Town, serta kekalahan menyakitkan 0-1 dari Tottenham Hotspur di final Liga Europa.
Statistik menunjukkan Amorim kesulitan beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Inggris. Dalam 63 pertandingan, ia hanya mencatatkan 24 kemenangan dengan rasio kemenangan sebesar 38,1%. Angka ini jauh di bawah pendahulunya, Erik ten Hag, yang mencatatkan rasio kemenangan 54,69% dan menyumbangkan dua trofi.
Selain performa teknis, keretakan hubungan antara Amorim dengan Direktur Sepak Bola, Jason Wilcox, dilaporkan mempercepat keputusan pemecatan ini. Kemenangan langka di Anfield pada Oktober 2025 terbukti hanya menjadi letupan singkat yang gagal menyelamatkan kariernya.
Sementara, sejumlah pemain Manchester United, termasuk nama-nama senior seperti Bruno Fernandes dan Harry Maguire, menyampaikan pesan perpisahan dan ucapan terima kasih kepada Ruben Amorim melalui media sosial, setelah pelatih asal Portugal itu dipecat pada Senin (5/1).
Maguire menjadi salah satu pemain pertama yang mengunggah pesan dalam Instagram Story miliknya.
“Terima kasih untuk segalanya, bos. Saya mendoakan yang terbaik untuk masa depan Anda,” tulis bek tengah Inggris tersebut.
Fernandes menyusul memberikan pesan singkat kepada rekan senegaranya tersebut.
“Terima kasih, Mister! Semoga Anda dan staf pelatih selalu sukses,” tulis kapten Manchester United itu.
Menyusul pemecatan ini, Manchester United menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih interim. Saat ini, jajaran direksi MU tengah membidik beberapa nama besar untuk menjadi manajer permanen, dengan Oliver Glasner dan Enzo Maresca muncul sebagai kandidat kuat di bursa pelatih terbaru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Menko Yusril: Kritik Boleh, Hinaan Bisa Dipidana di KUHP Baru
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




