Advertisement

Tembus 100 Penampilan, Ze Valente Tegaskan Peran Vital di PSIM

Ariq Fajar Hidayat
Rabu, 07 Januari 2026 - 11:37 WIB
Jumali
Tembus 100 Penampilan, Ze Valente Tegaskan Peran Vital di PSIM Ze Valente - PSIM Jogja

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Gelandang kreatif PSIM Jogja, Ze Valente, mencatatkan 100 penampilan di Liga Indonesia. Capaian tersebut menjadi simbol ketahanan, profesionalisme, dan konsistensi pemain Portugal itu selama berkarier di Tanah Air.

Pemain asal Portugal ini resmi mencatatkan 100 penampilan di Liga Indonesia saat memperkuat Laskar Mataram melawan PSBS Biak di Stadion Sultan Agung, Bantul, beberapa waktu lalu.

Advertisement

Bagi Ze Valente, pencapaian 100 pertandingan tersebut bukan sekadar deretan angka statistik. Ia memandang torehan ini sebagai bukti nyata kemampuannya bertahan di kompetisi sepak bola Indonesia yang dikenal sangat kompetitif dan menuntut konsistensi tinggi setiap pekannya.

“Itu memang hanya sebuah angka, tetapi di liga seperti Indonesia, mencapai 100 pertandingan selalu terasa spesial karena ini bukan kompetisi yang mudah untuk bertahan selama itu,” ujar Ze, Selasa (6/1/2026).

Ze menyadari bahwa persaingan ketat di setiap tim membuat posisi pemain tidak pernah benar-benar aman. Performa di lapangan menjadi tolok ukur utama; sedikit saja penurunan kualitas dapat berujung pada hilangnya tempat di skuad utama.

“Kami hidup dari performa. Jika Anda tidak bermain baik, Anda akan digantikan. Bagi saya, angka ini menunjukkan seberapa besar dedikasi yang saya berikan pada sepak bola,” katanya.

Eks pemain PSS Sleman dan Persebaya ini memaparkan tiga faktor utama yang menjadi fondasi agar bisa berkarier lama di Indonesia: kondisi fisik, kualitas teknik, dan konsistensi permainan.

“Kondisi fisik yang prima, kualitas teknik, dan konsistensi adalah hal tersulit. Anda tidak akan bisa bertahan di Indonesia jika tidak memahami tiga hal ini,” tutur gelandang kreatif tersebut.

Motivasi terbesar Ze dalam menjaga profesionalisme rupanya berakar dari pesan sang ayah sejak ia masih belia. Nasihat tersebut terus ia tanamkan setiap kali turun ke lapangan hijau dalam pertandingan resmi.

“Sejak kecil, ayah saya selalu berkata bahwa satu-satunya cara mengubah hidup adalah dengan membuat perbedaan di hari pertandingan,” ucap Ze.

Ia menambahkan bahwa kerja keras saat latihan sering kali luput dari pandangan publik. Namun, penilaian sesungguhnya terhadap seorang pesepak bola profesional selalu datang saat peluit pertandingan dibunyikan.

“Tidak ada yang benar-benar peduli dengan latihan yang Anda lakukan untuk menjaga kebugaran. Itu harus Anda lakukan untuk diri sendiri. Pada hari pertandingan, di situlah orang akan menilai Anda,” tegasnya.

Menghadapi tekanan tinggi dari suporter maupun manajemen, Ze memilih untuk tetap tenang. Ia berusaha menikmati sepak bola dengan cara yang sederhana tanpa membebani diri dengan ekspektasi yang berlebihan.

“Saya menghargai tekanan itu. Saya akan tetap menjadi diri saya sendiri dan menikmati sepak bola seperti anak kecil, atau setidaknya mencoba untuk tetap seperti itu,” ujarnya.

Saat ini, fokus utama Ze Valente adalah membawa PSIM Jogja bersaing di kasta tertinggi sepak bola nasional. Target membawa Laskar Mataram berprestasi di Super League menjadi prioritas pribadinya.

“Target saya jelas, yakni menjaga PSIM tetap bermain di Super League,” tegas Ze.

Ke depan, Ze tidak menutup kemungkinan untuk memperpanjang masa baktinya di Indonesia. Ia bahkan menyimpan ambisi besar untuk melipatgandakan jumlah penampilannya di liga domestik.

“Saya ingin mencapai sebanyak mungkin selama saya merasa dihargai di sini. Jika suatu saat bisa menembus 200 pertandingan di liga ini, tentu itu akan sangat membahagiakan,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Jenderal Iran Peringatkan AS, Klaim Militer Kini Lebih Kuat

Jenderal Iran Peringatkan AS, Klaim Militer Kini Lebih Kuat

News
| Kamis, 08 Januari 2026, 09:17 WIB

Advertisement

Kelas Menengah Jadi Penopang Utama Wisata Nasional

Kelas Menengah Jadi Penopang Utama Wisata Nasional

Wisata
| Rabu, 07 Januari 2026, 14:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement