Advertisement
Ze Valente Akui Masih Punya Ikatan Emosional dengan PSS Sleman
Pemain PSIM Jogja, Ze Valente saat ditemui usai sesi latihan PSIM di Stadion Mandala Krida, Jogja, Rabu (7/1/2026). - Harian Jogja - Ariq Fajar Hidayat
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Gelandang PSIM Jogja, Ze Valente, mengaku masih memiliki ikatan emosional kuat dengan PSS Sleman, klub pertama yang ia bela saat berkarier di Indonesia.
Pernyataan ini disampaikan Ze Valente setelah dirinya berhasil mencatatkan 100 penampilan di Liga Indonesia. Pencapaian tersebut menandai perjalanan panjang sang pemain asal Portugal, mulai dari membela PSS Sleman, Persebaya Surabaya, Persik Kediri, hingga kini menjadi pilar penting bagi Laskar Mataram, PSIM Jogja.
Advertisement
“Ikatan terkuat yang saya miliki mungkin dengan para fans di Sleman saat saya baru tiba. Itu klub pertama saya di sini, saya baru saja datang ke Indonesia dan melewati momen-momen yang sangat menyenangkan bersama mereka,” ujar Ze Valente usai sesi latihan PSIM di Stadion Mandala Krida, Rabu (7/1/2026).
Menurut Ze, pengalaman perdana di Bumi Sembada menjadi fondasi penting dalam karier sepak bolanya di tanah air. Ia menyebut banyak kenangan indah yang masih melekat erat di ingatannya hingga saat ini, terutama sambutan hangat dari para suporter.
BACA JUGA
Selain PSS Sleman, Ze Valente juga mengakui memiliki pengalaman positif saat memperkuat Persebaya Surabaya. Namun, baginya, kebahagiaan terbesar bukan sekadar prestasi di lapangan, melainkan kedekatan emosional dengan pendukung tim.
“Saya juga punya momen-momen bagus di Persebaya. Tapi saya tidak bisa memilih satu sebagai favorit. Momen terindah bagi saya di sepak bola sini adalah saat berbagi kebahagiaan dengan para fans,” tandasnya.
Tantangan di Super League dan Lawan Terberat
Dalam kesempatan yang sama, pemain bernomor punggung 10 ini turut menyoroti persaingan di Super League musim ini. Ia menilai level kompetisi kian kompetitif seiring dengan regulasi dan bertambahnya kualitas pemain asing yang merumput di Indonesia.
“Bagi saya pribadi, lawan terberat adalah Borneo FC. Pertandingan melawan mereka sangat sulit, terutama karena mereka punya pemain-pemain bagus di lini tengah,” ungkap Ze.
Ze Valente menambahkan bahwa peningkatan kualitas liga menjadi tantangan yang ia nikmati sebagai pemain profesional. Menurutnya, standarisasi liga yang meninggi menuntut pemain untuk tampil lebih stabil setiap pekannya.
“Sekarang levelnya lebih tinggi. Anda harus lebih konsisten dan menunjukkan kualitas. Kalau tidak, Anda akan tenggelam. Bagi saya ini bagus, ini tantangan dan saya suka tantangan,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Trump Ancam Iran Jika Tindas Demonstran, Ketegangan Memuncak
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




