Advertisement
PSS Vs PSIS Berlangsung Sengit, Begini Komentar Kedua Klub
Pemain PSS, Gustavo Tocantins dalam laga kontra PSIS Semarang pada Sabtu (9/1/2026). - Istimewa // PSS SlemanÂ
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN— PSS Sleman membuka tahun 2026 dengan hasil manis. Menjamu PSIS Semarang pada pekan ke-15 Pegadaian Championship di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (10/1/2026), Super Elja mengamankan kemenangan 2–1 sekaligus menghapus luka kekalahan pada laga sebelumnya.
Asisten Pelatih PSS, Gilang Ramadhan, menyebut tiga poin ini lahir dari kerja kolektif seluruh elemen tim serta dukungan publik Maguwoharjo yang tak pernah berhenti bernyanyi sejak kickoff.
Advertisement
“Alhamdulillah hari ini PSS diberi kemenangan. Itu semua tidak hanya karena pemain atau ofisial, tetapi juga suporter yang mendukung selama kurang lebih 90 menit,” kata Gilang dalam konferensi pers usai pertandingan.
Gilang tak menampik bahwa duel melawan PSIS berlangsung ketat. Kondisi tim yang baru saja tumbang di laga sebelumnya membuat pertandingan ini terasa jauh lebih menantang.
BACA JUGA
“Pertandingan ini tidak mudah bagi kami. Di laga terakhir kami kalah, dan kami sepakat hari ini harus ambil tiga poin,” ujarnya.
PSS yang unggul cepat justru dikejutkan gol balasan PSIS pada awal babak kedua. Menurut Gilang, momen tersebut muncul karena pemain kehilangan fokus dan terlalu longgar dalam membangun serangan.
“Di awal babak kedua kami seperti hilang fokus dan konsentrasi,” ungkapnya.
Kesalahan itu segera dibayar lunas. Para pemain kembali menekan dan berhasil menguasai ritme permainan. Penyerang asing PSS, Gustavo Tocantins, mencetak gol kedua yang memastikan kemenangan perdana Super Elja di tahun 2026.
“Kami minta pemain tetap fokus karena waktu masih panjang. Alhamdulillah Tocantins bisa mencetak gol selanjutnya,” tutur Gilang.
Dari kubu tamu, Pelatih PSIS, Jafri Sastra, menilai timnya sudah tampil cukup baik meski pulang tanpa poin. Menurut dia, perbedaan hasil lebih disebabkan efektivitas PSS dalam memanfaatkan peluang.
“Anak-anak tidak bermain jelek, sudah bagus. Hanya di akhir pertandingan selamat untuk Sleman karena bisa meraih tiga poin,” kata Jafri.
Ia menegaskan PSIS perlu melakukan perbaikan agar posisi mereka di klasemen dapat meningkat.
“Kami harus berbenah untuk pertandingan berikutnya. Kami akan terus berjuang dan bekerja keras supaya lebih baik ke depan,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




