Advertisement

Real Madrid Pecat Xabi Alonso Seusai Kalah dari Barcelona

Newswire
Selasa, 13 Januari 2026 - 05:47 WIB
Sunartono
Real Madrid Pecat Xabi Alonso Seusai Kalah dari Barcelona Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso. ist - Real Madrid

Advertisement

Harianjogja.com, MADRID— Real Madrid resmi memecat Xabi Alonso sebagai pelatih tim utama setelah Los Blancos kalah dari Barcelona di final Piala Super Spanyol pada Senin (12/1). Keputusan ini diambil atas kesepakatan bersama antara klub dan Alonso.

Madrid menegaskan rasa hormat dan apresiasi tinggi kepada Alonso, yang dianggap sebagai legenda klub. Dalam pernyataannya, klub menekankan bahwa Alonso akan selalu mendapat tempat istimewa di hati para Madridista, mengingat kontribusinya selama menjadi pemain dan pelatih.

Advertisement

Xabi Alonso memulai kariernya sebagai pelatih tim utama Madrid sejak 1 Juni 2025 setelah sukses membawa Bayer Leverkusen meraih gelar ganda domestik pada musim 2023/2024 dan menembus final Liga Europa. Awal kariernya di Madrid terbilang cemerlang dengan 13 kemenangan dari 14 pertandingan, sebelum mengalami serangkaian hasil kurang memuaskan.

Kekalahan 0-1 dari Liverpool pada 4 November 2025 menandai awal penurunan performa yang hanya menghasilkan dua kemenangan dalam delapan pertandingan berikutnya. Alonso sempat bangkit dengan memenangkan lima pertandingan berturut-turut, tetapi manajemen menilai peningkatan tersebut belum cukup untuk mempertahankan posisinya.

Dengan pemecatan ini, Madrid saat ini tertinggal empat poin dari Barcelona di klasemen LaLiga, sehingga klub harus segera memutuskan arah baru untuk memulihkan performa tim.

Keputusan Real Madrid memecat Alonso mencerminkan tekanan tinggi dalam dunia sepak bola elite, terutama di klub-klub besar LaLiga Spanyol. Fans Madrid kini menantikan siapa pengganti Alonso yang mampu membawa tim kembali ke jalur kemenangan dan mempertahankan dominasi di pentas domestik maupun Eropa.

Sebagai legenda Los Blancos, Xabi Alonso tetap dihormati di Madrid, dengan karier pemain dan pelatihnya yang menjadi inspirasi bagi generasi baru. Kepergiannya meninggalkan tanda tanya besar tentang strategi jangka panjang Madrid dalam persaingan LaLiga dan kompetisi Eropa.

Dengan berakhirnya masa jabatan Xabi Alonso, Real Madrid kini fokus mencari pelatih baru yang mampu membawa tim bangkit, mengembalikan performa, dan menjaga reputasi Los Blancos sebagai salah satu klub top dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Hadapi Rusia, Inggris Siapkan Rudal Nightfall untuk Ukraina

Hadapi Rusia, Inggris Siapkan Rudal Nightfall untuk Ukraina

News
| Senin, 12 Januari 2026, 23:47 WIB

Advertisement

Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue

Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue

Wisata
| Minggu, 11 Januari 2026, 15:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement