Jepang vs Brasil! Zion Suzuki Pede Hadapi Ujian Berat Piala Dunia
Jepang tanpa kalah di fase grup dan siap hadapi Brasil di 32 besar Piala Dunia 2026. Zion Suzuki tampil percaya diri.
Inter Milan menang 1-0 atas Udinese di pekan ke-21 Liga Italia 2025/26 lewat gol Lautaro Martinez dan kokoh di puncak klasemen. /Instagram.
Harianjogja.com, JOGJA—Inter Milan sukses mengamankan kemenangan penting saat bertandang ke markas Udinese pada pekan ke-21 Liga Italia 2025/26. Bertanding di Bluenergy Stadium, Sabtu (17/1/2026) malam WIB, Nerazzurri menutup laga dengan keunggulan tipis 1-0 berkat satu gol di babak pertama.
Gol penentu kemenangan Inter Milan dicetak oleh kapten tim, Lautaro Martinez, yang kembali menunjukkan perannya sebagai pembeda dalam laga krusial. Hasil ini memperpanjang tren positif Inter dalam persaingan papan atas Serie A musim ini.
Tambahan tiga poin membuat pasukan Cristian Chivu semakin nyaman bertengger di puncak klasemen Liga Italia. Inter kini mengoleksi 49 poin, unggul enam angka dari AC Milan yang baru akan melakoni pertandingan menghadapi Lecce pada Minggu (18/1) dini hari pukul 02.45 WIB.
Sementara itu, Udinese harus puas tertahan di posisi ke-10 klasemen sementara dengan raihan 26 poin, sebagaimana tercatat di laman resmi Serie A.
Sejak pertandingan dimulai, Inter Milan langsung tampil agresif dengan mengambil alih penguasaan bola. Peluang pertama tercipta pada menit ke-5 ketika Federico Dimarco menyambut umpan lambung di tiang jauh, namun sepakan volinya masih melebar dari sasaran.
Tekanan beruntun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-21. Bermula dari umpan pendek Pio Esposito di area penalti, Lautaro Martinez bergerak mencari celah sebelum melepaskan tembakan mendatar ke sudut bawah gawang yang tak mampu diantisipasi Maduka Okoye. Inter pun unggul 1-0.
Setelah memimpin, Inter tetap mengontrol permainan dan terus menekan pertahanan tuan rumah. Dimarco kembali memperoleh peluang lewat tendangan keras dari luar kotak penalti yang memaksa Okoye melakukan penyelamatan penting.
Udinese mencoba bangkit dengan memanfaatkan kesalahan lawan. Kesempatan terbaik datang saat Davis berhasil merebut bola dari Nicolo Barella dan mengirim umpan kepada Piotrowski, namun tembakannya masih mampu diblok kiper Inter, Yann Sommer.
Memasuki babak kedua, Inter tidak mengendurkan intensitas serangan. Pada menit ke-53, Henrikh Mkhitaryan hampir menggandakan keunggulan, tetapi sepakan kerasnya kembali dimentahkan oleh Okoye.
Dimarco sempat mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-61, namun gol tersebut dianulir wasit setelah Pio Esposito dinyatakan lebih dahulu berada dalam posisi offside saat proses terjadinya gol.
Meski terus mendominasi jalannya pertandingan hingga menit akhir, Inter Milan tidak mampu menambah gol. Keunggulan satu gol tetap bertahan sampai wasit meniup peluit panjang, memastikan Nerazzurri membawa pulang tiga poin dari kandang Udinese.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jepang tanpa kalah di fase grup dan siap hadapi Brasil di 32 besar Piala Dunia 2026. Zion Suzuki tampil percaya diri.
Prof Sarwidi menilai mitigasi gempa menjadi penentu dampak bencana. Perbedaan kerusakan di Venezuela dan Jepang menjadi pelajaran bagi Indonesia.
Simak contoh surat referensi kerja yang benar, fungsi, manfaat, serta format resmi yang dapat meningkatkan peluang diterima di perusahaan.
Rektor Prof. Hari Purnomo mengajak alumni membangun growth mindset untuk menghadapi AI dan tantangan global.
Video Pos Polisi Nampu Saradan viral di media sosial. Warganet membagikan kenangan melintasi jalur lama Madiun–Nganjuk sebelum era jalan tol.
Gempa Pacitan Magnitudo 5,3 mengguncang Jawa Timur dan terasa hingga DIY. BMKG memastikan gempa akibat subduksi ini tidak berpotensi tsunami.