Advertisement
Trent Alexander-Arnold Kecewa Berat di Real Madrid, Ingin Segera Cabut
Trent Alexander-Arnold - Instagram
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Trent Alexander-Arnold sudah muak di Real Madrid. Bek Inggris ini merasa dikhianati janji transfer, jarang main lawan Carvajal-Valverde, dan incar pulang ke Premier League via City atau Newcastle.
Laporan Anfield Watch dan Fichajes mengungkapkan bahwa persoalan Alexander-Arnold tidak semata berkaitan dengan minimnya menit bermain. Sumber utama masalah justru berakar pada komunikasi transfer yang dinilai tidak berjalan sesuai ekspektasi sang pemain sejak awal bergabung dengan Real Madrid.
Advertisement
Alexander-Arnold merasa janji manajemen klub saat proses negosiasi tidak sepenuhnya direalisasikan. Ia meyakini bahwa Real Madrid gagal memenuhi komitmen terkait peran sentral yang dijanjikan dalam proyek tim. "Bek sayap tersebut meyakini bahwa klub belum memenuhi janji-janji yang dibuat selama negosiasi transfernya, terutama mengenai perannya di dalam tim dan posisi menonjol yang diharapkan akan ia mainkan," tulis laporan Fichajes.
Situasi kian rumit akibat rentetan cedera serta ketatnya persaingan internal. Alexander-Arnold harus berjuang menghadapi dominasi Dani Carvajal di sektor kanan, ditambah fleksibilitas Federico Valverde yang kerap mengisi berbagai posisi. Kondisi tersebut membuatnya lebih sering berada di bangku cadangan atau menjalani masa pemulihan dibanding tampil reguler di lapangan.
BACA JUGA
Lingkaran terdekat sang pemain turut merasakan frustrasi yang sama. Harapan Alexander-Arnold untuk menjadi figur penting di ruang ganti maupun di atas lapangan dinilai tak berjalan sesuai realita. "Ada rasa kekecewaan yang jelas di kalangan lingkaran dalam sang pemain. Trent berharap bisa menjadi panutan baik di dalam maupun di luar lapangan, namun kenyataannya sangat berbeda," lanjut laporan tersebut.
Tekanan tinggi dari publik Santiago Bernabéu juga disebut memengaruhi performanya. Setiap kesalahan kecil mendapat sorotan tajam, yang berdampak pada meredupnya gaya khas Alexander-Arnold sebagai pengatur serangan dari sisi kanan. Kreativitasnya kini tergantikan oleh pendekatan permainan yang lebih hati-hati akibat minimnya dukungan sistem. "Dia juga tidak bersedia memperpanjang periode di mana dia merasa tidak dihargai," tegas Fichajes.
Situasi ini membuka peluang bagi klub-klub Premier League untuk bergerak. Manchester City dan Newcastle United dilaporkan memantau perkembangan bek berusia 26 tahun tersebut dengan serius. Di sisi lain, Real Madrid kini dihadapkan pada pilihan krusial: memberikan kepercayaan penuh kepada Alexander-Arnold atau melepasnya demi merancang proyek baru yang dinilai lebih solid dan selaras dengan visi klub.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dito Ariotedjo Diperiksa KPK, Jelaskan Kunker Jokowi ke Arab Saudi
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Tangkap Ikan Pakai Getah Awali Sedekah Laut di Pantai Wediombo
- Bantul Prioritaskan 14 Titik Krusial Pascabencana Banjir Desember
- Serangan Jamur Embun Tepung, Rusak Produktivitas Melon Petani Ponjong
- Jadwal KRL Solo Jogja, Jumat 23 Januari 2026, Berangkat dari Palur
- DPUPKP Sleman Siapkan Perbaikan dan Peningkatan 39 Saluran Irigasi
Advertisement
Advertisement



