Advertisement

Tim Para Renang Indonesia Panen Tujuh Emas dan Dua Rekor di APG

Newswire
Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:47 WIB
Maya Herawati
Tim Para Renang Indonesia Panen Tujuh Emas dan Dua Rekor di APG Atlet para renang Indonesia Jendi Pangabean (kiri), berlatih untuk persiapan menghadapi ASEAN Para Games Thailand 2025, di Pusat Pelatihan Paralimpiade Indonesia (PPPI), Delingan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (13/1/2026). ANTARA - Donny Aditra

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Tim para renang Indonesia tampil dominan pada hari keempat ASEAN Para Games (APG) 2025 di Nakhon Ratchasima, Thailand, Sabtu (24/1/2026), dengan torehan tujuh medali emas dan dua rekor APG. Hasil ini mempertegas peran para renang sebagai salah satu lumbung medali Indonesia dalam persaingan multi-ajang kawasan Asia Tenggara tersebut.

Pelatih para renang Indonesia, Agni Herarta, menyebut capaian tersebut lahir dari semangat atlet yang terus terjaga sepanjang kompetisi. Ia mengapresiasi dukungan berkelanjutan yang diberikan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta NPC Indonesia dalam mendukung performa atlet.

Advertisement

“Sungguh di luar dugaan. Alhamdulillah semangat anak-anak terus membara setiap harinya. Beribu terima kasih kepada Kemenpora dan NPC Indonesia atas hasil ini,” ujar Agni Herarta ketika dihubungi dari Jakarta, Sabtu (24/1/2026).

Tujuh medali emas para renang Indonesia pada hari keempat APG 2025 disumbangkan oleh sejumlah atlet dari berbagai nomor. Jendi Pangabean menjadi penyumbang dua emas melalui nomor 50 meter gaya kupu-kupu S9 putra dengan catatan waktu 28,82 detik serta 200 meter gaya ganti SM9 putra dengan waktu dua menit 36,33 detik. Medali emas lainnya diraih Januari pada nomor 50 meter gaya bebas S5 putra (33,74 detik) dan Siti Aisyah pada nomor 200 meter gaya punggung S14 putri (dua menit 40,16 detik).

Emas berikutnya disumbangkan Siti Alfiah dari nomor 50 meter gaya bebas S6 putri dengan catatan 41,04 detik. Zaki Zulkarnain meraih emas pada nomor 100 meter gaya dada SB9 putra (satu menit 18,93 detik), sementara satu emas lainnya datang dari tim estafet 4x100 meter gaya bebas S1–S10 putra dengan waktu empat menit 17,08 detik.

Selain emas, Indonesia juga mencatatkan dua rekor APG pada cabang para renang. Rekor pertama dibukukan Jendi Pangabean pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu S9 putra, sementara rekor kedua dicetak tim estafet 4x100 meter gaya bebas S1–S10 putra.

Catatan waktu 28,82 detik yang ditorehkan Jendi memecahkan rekor APG sebelumnya 29,77 detik, yang juga atas nama dirinya sendiri. Adapun tim estafet putra Indonesia yang diperkuat Abdil Majid Rahman, Zaki Zulkarnain, Rino Saputra, dan Jendi Pangabean melampaui rekor APG lama empat menit 20,20 detik dengan waktu baru empat menit 17,08 detik.

Tak hanya emas, kontingen Indonesia juga meraup tambahan 11 medali perak dan tiga perunggu pada hari keempat APG 2025. Sebelas perak tersebut diraih Syuci Indriani (dua medali), Nor Aimah, Abdil Majid Rahman (tiga medali), Bayu Putra Yuda (dua medali), Meliana Ratih Pratama, Simson Abraham Situmorang, serta Zaki Zulkarnain. Sementara medali perunggu dipersembahkan Ubaidillah Amsyar Juba Ramadhani, Riyanti, dan Mulyadi.

Dengan tambahan tersebut, hingga Sabtu, Indonesia telah mengoleksi 22 medali emas, 29 perak, dan 17 perunggu dari cabang para renang APG 2025. Cabor para renang pun menjadi penyumbang medali terbanyak kedua bagi Indonesia setelah para atletik yang lebih dulu mengoleksi 28 emas, 31 perak, dan 15 perunggu.

Secara keseluruhan, sampai berita ini diturunkan, Indonesia telah mengantongi 86 medali emas, 93 perak, dan 76 perunggu di APG 2025. Rangkaian hasil tersebut menempatkan para renang sebagai salah satu penopang utama perolehan medali Indonesia di Nakhon Ratchasima, seiring masih bergulirnya sejumlah nomor pertandingan yang berpotensi menambah pundi-pundi medali pada hari-hari berikutnya.

Berikut daftar lengkap perolehan medali dan catatan waktu atlet para renang Indonesia di ASEAN Para Games 2025 pada Sabtu:

Nomor 400 meter gaya bebas S14 putri:

Emas (Thailand) Nattharinee Khajhomantha (lima menit 05,17 detik)

Perak (Indonesia) Syuci Indriani (lima menit 11,98 detik)

Perunggu (Filipina) Claire Calizo (lima menit 52,76 detik)

 

Nomor 50 meter gaya kupu-kupu S7–S8 putri:

Emas (Malaysia) Carmen Lim (39,46 detik)

Perak (Indonesia) Nor Aimah (41,99 detik)

Perunggu (Vietnam) Thi Dung Le (44,06 detik)

 

Nomor 50 meter gaya kupu-kupu S7 putra:

Emas (Singapura) Wei Soong Toh (31,14 detik)

Perak (Indonesia) Abdil Majid Rahman (31,55 detik)

Perunggu (Filipina) Ernie Gawilan (35,38 detik)

 

Nomor 50 meter gaya kupu-kupu S9 putra:

Emas (Indonesia) Jendi Pangabean (28,82 detik) — rekor APG

Perak (Thailand) Nantawat Ropkob (29,25 detik)

Perunggu (Vietnam) Thanh Dat Pham (31,48 detik)

 

Nomor 50 meter gaya kupu-kupu S10 putra:

Emas (Thailand) Sampachan Samathi (28,41 detik)

Perak (Indonesia) Bayu Putra Yuda (29,56 detik)

Perunggu (Indonesia) Ubaidillah Amsyar Juba Ramadhani (29,98 detik)

 

Nomor 200 meter gaya ganti SM5 putra:

Emas (Thailand) Eakapan Songwichean (tiga menit 32,33 detik)

Perak (Thailand) Phuchit Aingchaiyaphum Phuchit (tiga menit 32,77 detik)

Perunggu (Indonesia) Mulyadi (tiga menit 33,37 detik)

 

Nomor 50 meter gaya bebas S5 putra:

Emas (Indonesia) Januari (33,74 detik)

Perak (Vietnam) Vo Thanh Tung (36,49 detik)

Perunggu (Malaysia) Muhammad Nur Syaiful bin Zulkafli (36,50 detik)

 

Nomor 200 meter gaya punggung S14 putri:

Emas (Indonesia) Siti Aisyah (dua menit 40,16 detik)

Perak (Indonesia) Meliana Ratih Pratama (dua menit 52,54 detik)

Perunggu (Thailand) Wachiraphon (dua menit 57,86 detik)

 

Nomor 50 meter gaya bebas S4 putra:

Emas (Myanmar) Nyi Nyi Lin Htet (48,59 detik)

Perak (Indonesia) Simson Abraham Situmorang (53,50 detik)

Perunggu (Myanmar) Nozin (56,50 detik)

 

Nomor 200 meter gaya ganti SM9 putra:

Emas (Indonesia) Jendi Pangabean (dua menit 36,33 detik)

Perak (Indonesia) Zaki Zulkarnain (dua menit 39,31 detik)

Perunggu (Vietnam) Ngoc Thiet Nguyen (dua menit 49,68 detik)

 

Nomor 50 meter gaya bebas S6 putri:

Emas (Indonesia) Siti Alfiah (41,04 detik)

Perak (Vietnam) Thi Bich Nhu (41,44 detik)

Perunggu (Indonesia) Riyanti (45,96 detik)

 

Nomor 50 meter gaya bebas S7 putra:

Emas (Singapura) Wei Soong Toh (29,26 detik)

Perak (Indonesia) Abdil Majid Rahman (29,51 detik)

Perunggu (Thailand) Kaweewat Sittichaiphonniti (34,02 detik)

 

Nomor 100 meter gaya dada SB14 putri:

Emas (Thailand) Wachiraphon Thavornvasu (satu menit 23,41 detik)

Perak (Indonesia) Syuci Indriani (satu menit 25,03 detik)

Perunggu (Malaysia) Aleeya Fariesya (satu menit 31,67 detik)

 

Nomor 100 meter gaya dada SB8 putra:

Emas (Malaysia) Abd Halim bin Mohammad (satu menit 16,16 detik)

Perak (Indonesia) Abdil Majid Rahman (satu menit 21,27 detik)

Perunggu (Vietnam) Nguyen Quang Vuong (satu menit 23,65 detik)

 

Nomor 100 meter gaya dada SB9 putra:

Emas (Indonesia) Zaki Zulkarnain (satu menit 18,93 detik)

Perak (Indonesia) Bayu Putra Yuda (satu menit 19,92 detik)

Perunggu (Filipina) Muhaimin Ulag (satu menit 24,17 detik)

 

Nomor estafet 4x100 meter gaya bebas S1–S10 putra:

Emas Tim Indonesia (empat menit 17,08 detik) — rekor APG

Perak Tim Thailand (empat menit 24,11 detik)

Perunggu Tim Vietnam (empat menit 30,26 detik)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Identifikasi Korban ATR 42-500 Rampung, DVI Serahkan Jenazah ke Keluar

Identifikasi Korban ATR 42-500 Rampung, DVI Serahkan Jenazah ke Keluar

News
| Sabtu, 24 Januari 2026, 21:27 WIB

Advertisement

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Wisata
| Sabtu, 24 Januari 2026, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement