Fahd Arafiq Terseret Kasus Mafia Tanah ATR BPN, Bahlil Sebut Musibah Bagi Golkar
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia sebut kasus korupsi Fahd El Fouz sebagai musibah. Doli Kurnia sebut perbuatan Fahd jadi bahan evaluasi kaderisasi.
Mauro Ziljstra/Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA—Komunikasi awal antara Persija Jakarta dan Mauro Ziljstra diakui Maurizio Souza masih sebatas penjajakan dan belum mengarah pada kesepakatan resmi.
“Sedang berbicara. Saya pikir belum deal, tapi sudah ada bicara antara mereka (manajemen dengan Mauro),” kata Souza saat ditemui di Persija Training Ground, Depok, Senin.
Saat ini Persija telah memiliki empat penyerang, yakni Gustavo Almeida, Eksel Runtukahu, Allano de Souza, dan Alaaeddin Ajarai. Namun, Souza menekankan bahwa peluang mendatangkan striker baru muncul karena momentum bursa transfer, bukan karena performa para pemain yang sudah ada dinilai kurang.
Souza menjelaskan bahwa setiap pelatih tentu akan mempertimbangkan opsi terbaik jika tersedia di jendela transfer, terlepas dari komposisi skuad yang ada.
“Kalau saya punya kesempatan dari jendela transfer, mungkin bisa kesempatan untuk bawa (Lionel) Messi ke sini, ya kenapa saya tidak bawa karena saya punya Allano? Bukan karena saya tidak puas dengan pemain yang saya punya,” ujar Souza.
Selain isu transfer, Souza juga menanggapi kritik sebagian warganet terkait maraknya pemain naturalisasi di BRI Super League, termasuk di Persija Jakarta. Ia menegaskan bahwa pemain naturalisasi tidak mengurangi kuota pemain asing dan tetap harus bersaing secara adil untuk mendapatkan tempat di tim utama.
“Saya lihat di internet banyak orang komentar. Tapi kita harus mengerti peraturan liga. Naturalisasi tidak ambil tempat pemain asing. Mereka juga belum tentu jadi pemain inti. Yang main adalah pemain yang respon baik di latihan dan pertandingan,” katanya.
Menurut Souza, kehadiran pemain naturalisasi justru dapat meningkatkan kualitas tim sekaligus kompetisi, selama semua pemain diperlakukan setara berdasarkan performa.
Di sisi lain, pelatih berusia 50 tahun tersebut juga mengungkapkan belum adanya pembicaraan mengenai perpanjangan kontraknya bersama Persija Jakarta yang akan berakhir pada Juni mendatang.
“Belum, belum ada komunikasi,” ujar Souza singkat.
Meski demikian, ia menegaskan fokus utamanya saat ini sepenuhnya tertuju pada persiapan tim menghadapi pertandingan berikutnya.
“Saya sekarang fokus ke pertandingan. Kita masih ada waktu untuk pikir soal itu. Kalau dari saya dan klub mau, kita akan duduk untuk bicarakan,” kata Souza.
Persija Jakarta dijadwalkan menghadapi Arema FC pada Minggu (8/2) dalam lanjutan kompetisi BRI Super League 1, laga yang menjadi bagian penting dalam upaya menjaga konsistensi performa tim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia sebut kasus korupsi Fahd El Fouz sebagai musibah. Doli Kurnia sebut perbuatan Fahd jadi bahan evaluasi kaderisasi.
Pemda DIY tak ingin penyediaan rumah susun hanya berhenti pada penambahan bangunan dan unit hunian. Di tengah harga rumah yang semakin tinggi, hunian vertikal t
Classic Hits Radio Irlandia menghapus lagu Ed Sheeran dari playlist setelah kontroversi pencoretan Macklemore dan mundurnya sejumlah musisi pendukung tur.
BPBD Sleman menerima sekitar 875 laporan kerusakan bangunan akibat bencana sejak awal tahun ini hingga pertengahan September 2026.
Laptop tiba-tiba panas dan kipas berisik meski tak digunakan bermain game? Cek 7 penyebabnya, mulai dari banyak aplikasi hingga ventilasi berdebu.
Pekerja usia 16-24 tahun di Inggris rata-rata hanya mengambil 2,4 hari cuti sakit. Data ONS dan pakar menjelaskan faktor di balik fenomena tersebut.