Mobil 4x4 Bekas Rp50 Jutaan, Ada Taft hingga Suzuki Jimny
Mobil 4x4 bekas mulai Rp50 jutaan masih tersedia. Simak pilihan Taft, Vitara, Jimny serta tips memeriksa mobil off-road sebelum membeli.
Suasana suporter Persija Jakarta saat peresmian Jakarta International Stadium pada Minggu (24/7/2022)/JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, JOGJA—Persija Jakarta mengambil langkah setelah The Jakmania memutuskan memboikot laga uji coba melawan Brisbane Roar di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (29/8/2026). Polemik yang dipicu kenaikan harga tiket membuat manajemen Macan Kemayoran mengalihkan seluruh tiket yang sebelumnya dialokasikan untuk kelompok suporter tersebut ke penjualan umum secara daring.
Pertandingan Persija Jakarta kontra Brisbane Roar bukan sekadar laga uji coba. Duel yang digelar di JIS itu sekaligus menjadi momentum bagi Macan Kemayoran untuk meluncurkan tim dan memperkenalkan jersey terbaru sebelum mengarungi Super League 2026-2027.
Namun, persiapan menuju pertandingan justru diwarnai perselisihan dengan The Jakmania. Kelompok suporter Persija tersebut menyatakan keberatan terhadap kenaikan harga tiket dan menilai aspirasi mereka belum didengarkan oleh manajemen klub.
Persija dan The Jakmania sebenarnya sempat melakukan pertemuan untuk membahas persoalan harga tiket. Akan tetapi, pertemuan tersebut belum menghasilkan kesepakatan yang dapat diterima kedua belah pihak.
The Jakmania kemudian mengambil keputusan untuk tidak menghadiri pertandingan Persija kontra Brisbane Roar sebagai bentuk protes.
Persija Hormati Keputusan The Jakmania
Menanggapi keputusan tersebut, Persija menyatakan menghormati sikap yang diambil The Jakmania.
Melalui pernyataan resmi yang dikutip dari akun X @persija_jkt, klub menyampaikan bahwa keputusan kelompok suporter tersebut menjadi bagian dari dinamika yang perlu dihormati.
"Persija menghormati sikap dan keputusan the Jakmania terkait pertandingan Persija vs. Brisbane Roar pada 29 Agustus 2026," demikian pernyataan resmi klub.
Sebagai konsekuensi dari keputusan tersebut, Persija kemudian membuka tiket yang sebelumnya dialokasikan untuk PP The Jakmania kepada masyarakat umum melalui penjualan secara online.
Langkah itu diambil agar kursi yang tersedia tetap dapat dimanfaatkan oleh pendukung lain yang ingin menyaksikan langsung pertandingan di JIS.
Manajemen Persija berharap perubahan mekanisme penjualan tiket tersebut dapat memperluas akses bagi masyarakat yang ingin memberikan dukungan kepada tim.
"Persija berharap keputusan ini dapat memberikan akses yang lebih luas kepada seluruh pendukung yang ingin hadir langsung memberikan dukungan di Jakarta International Stadium," tulis klub.
Komunikasi dengan The Jakmania Tetap Dijaga
Meski terdapat perbedaan sikap terkait harga tiket, Persija menegaskan tidak ingin hubungan dengan The Jakmania terputus.
Klub menyebut aspirasi yang disampaikan kelompok suporter merupakan bentuk kepedulian sekaligus kecintaan terhadap Persija. Karena itu, komunikasi terbuka akan tetap dijaga.
"Persija memahami setiap aspirasi yang disampaikan sebagai bagian dari kepedulian dan kecintaan terhadap klub. Persija akan terus menjaga komunikasi yang terbuka dengan The Jakmania," lanjut pernyataan tersebut.
Sikap ini menunjukkan bahwa Persija berupaya memisahkan persoalan tiket dengan hubungan jangka panjang bersama basis pendukungnya.
The Jakmania selama ini menjadi salah satu bagian penting dalam atmosfer pertandingan Persija. Karena itu, polemik harga tiket tidak hanya berkaitan dengan transaksi pembelian tiket, tetapi juga menyangkut hubungan antara klub dan suporternya.
Dengan seluruh tiket jatah The Jakmania dialihkan ke penjualan umum, calon penonton masih memiliki kesempatan menyaksikan pertandingan Persija Jakarta melawan Brisbane Roar di JIS.
Harga tiket paling murah dipatok Rp130.000, sedangkan kategori termahal mencapai Rp1,6 juta.
Pembelian tiket dapat dilakukan secara online melalui situs resmi Persija di persija.id.
Berikut daftar harga tiket laga Persija Jakarta vs Brisbane Roar:
VIP: Rp500.000
VIP Family 3: Rp1.200.000
VIP Family 4: Rp1.600.000
Kat. 1 Tier 1: Rp350.000
Kat. 1 Tier 2: Rp250.000
Kat. 1 Tier 1 Family 3: Rp900.000
Kat. 1 Tier 1 Family 4: Rp1.200.000
Kat. 2 Tier 1: Rp150.000
Kat. 2 Tier 2: Rp130.000
Pertandingan melawan Brisbane Roar menjadi bagian dari persiapan Persija sebelum menjalani kompetisi Super League 2026-2027.
Selain menguji kesiapan skuad, laga tersebut juga menjadi kesempatan bagi pendukung untuk melihat komposisi terbaru tim serta jersey yang akan digunakan pada musim mendatang.
Bagi Persija, pertandingan di JIS diharapkan dapat menjadi awal positif sebelum memasuki persaingan kompetitif. Namun, di luar lapangan, klub juga menghadapi pekerjaan rumah untuk menjaga hubungan dengan The Jakmania setelah polemik harga tiket.
Untuk saat ini, Persija memilih tetap membuka akses pertandingan kepada publik sekaligus mempertahankan jalur komunikasi dengan kelompok suporter yang memutuskan tidak hadir dalam laga kontra Brisbane Roar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mobil 4x4 bekas mulai Rp50 jutaan masih tersedia. Simak pilihan Taft, Vitara, Jimny serta tips memeriksa mobil off-road sebelum membeli.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 29 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Timnas basket Indonesia mengalahkan Singapura 80-54 di Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029. Indonesia langsung memimpin Grup C.
BPN DIY memantau kasus dugaan mafia tanah yang menimpa keluarga almarhum Komaridin di Sleman dan telah menyerahkan warkah tanah kepada Polda DIY.
The Jakmania memboikot laga Persija vs Brisbane Roar karena kenaikan harga tiket. Persija mengalihkan tiket jatah suporter ke penjualan umum.
Program Makan Bergizi Gratis atau MBG di DIY diperkuat edukasi gizi. Budi Waljiman mendorong SPPG tak hanya membagikan makanan, tetapi...