Advertisement
Janice Tjen Tantang Haddad Maia di Qatar Open 2026, Momentum Kejutan
Ilustrasi tenis lapangan
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Petenis putri Indonesia Janice Tjen mendapat peluang besar mencetak kejutan pada babak pertama Qatar Open 2026 setelah dipastikan akan menghadapi Beatriz Haddad Maia pada Senin (9/2/2026) malam waktu setempat. Kesempatan ini hadir seusai Sorana Cirstea mengundurkan diri dari turnamen, membuka jalan bagi Janice untuk unjuk kemampuan di level elite.
Perubahan lawan tersebut langsung menempatkan Janice dalam sorotan. Petenis peringkat 46 dunia itu kini berhadapan dengan Haddad Maia yang menempati ranking 67 dunia, sebuah duel yang dinilai menguntungkan bagi wakil Indonesia melihat tren performa masing-masing pemain.
Janice Tjen datang ke Doha dengan kepercayaan diri tinggi berkat start impresif pada awal musim 2026. Ia sebelumnya mencatatkan kemenangan penting atas Leylah Fernandez di Australia Open serta menundukkan Maya Joint di Abu Dhabi Open. Rentetan hasil positif itu membuat Janice berpeluang mempertahankan rekor sempurna 2-0 di babak pertama turnamen WTA sepanjang tahun ini.
Di sisi lain, Beatriz Haddad Maia justru tengah berada dalam periode sulit. Petenis asal Brasil tersebut tercatat menelan kekalahan beruntun di empat turnamen terakhirnya. Seusai takluk dari sejumlah lawan seperti Victoria Mboko dan Yulia Putintseva, Maia belum sekalipun meraih kemenangan di musim 2026, kondisi yang berpotensi memengaruhi mental bertandingnya.
Janice dikenal sebagai pemain yang kerap menghadirkan kejutan saat menghadapi lawan berperingkat lebih tinggi. Label sebagai “upset specialist” melekat berkat gaya bermain agresif dan keberaniannya mengambil risiko di momen krusial. Melihat performa Haddad Maia yang masih labil, peluang Janice untuk memanfaatkan celah tersebut terbuka cukup lebar.
Pertandingan melawan Haddad Maia menjadi penentu penting bagi langkah Janice di Qatar Open 2026 sekaligus pijakan untuk menembus jajaran petenis papan atas dunia. Dukungan publik Indonesia diharapkan menjadi dorongan moral tambahan. Seusai menjalani persiapan intensif bersama tim pelatih, Janice kini dituntut menjaga fokus dan konsistensi agar peluang emas di Doha tidak terbuang percuma.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
AHY Targetkan Tanggul Laut di Pantura Bisa Tahan 200 Tahun
Advertisement
Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



