Advertisement
Premier League dan English Football League Berlakukan Jeda Buka Puasa
Liga Inggris - FA
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Premier League dan English Football League (EFL) kembali menerapkan kebijakan jeda buka puasa di tengah pertandingan selama Ramadan 2026. Aturan ini memungkinkan pemain muslim berbuka puasa saat waktu magrib tiba tanpa mengganggu jalannya laga.
Kebijakan jeda buka puasa Ramadan 2026 ini mulai diberlakukan seiring dimulainya bulan suci di Inggris pada pekan ini. Operator kompetisi telah menginstruksikan wasit serta perangkat pertandingan untuk mengatur penghentian singkat saat waktu berbuka tiba, sebagai bentuk dukungan terhadap kebugaran atlet dan toleransi beragama.
Advertisement
Di Inggris, matahari terbenam pada periode Maret hingga April 2026 diperkirakan berlangsung antara pukul 17.00 hingga 19.00 waktu setempat. Dengan jadwal tersebut, laga yang berpotensi mengalami jeda singkat umumnya pertandingan dengan kick-off pukul 17.30 pada Sabtu dan 16.30 pada Minggu.
Mekanismenya tetap sama seperti musim-musim sebelumnya. Kapten tim dan wasit akan berkoordinasi sebelum laga dimulai untuk menentukan momen yang tepat. Penghentian hanya dilakukan saat bola mati, seperti tendangan gawang, tendangan bebas, atau lemparan ke dalam. Seusai kesepakatan dicapai, wasit akan meniup peluit singkat ketika waktu berbuka tiba agar pemain dapat mengonsumsi air dan suplemen energi.
BACA JUGA
Tradisi ini pertama kali diperkenalkan secara formal pada April 2021 dan langsung menjadi standar tahunan di Premier League. Momen bersejarah terjadi dalam laga Leicester City melawan Crystal Palace ketika wasit menghentikan pertandingan sejenak untuk memberi kesempatan berbuka kepada Wesley Fofana dan Cheikhou Kouyate. Sejak saat itu, kebijakan tersebut dinilai efektif menjaga performa pemain tanpa mengurangi sportivitas kompetisi.
Sejumlah pemain muslim yang berkarier di Inggris seperti Mohamed Salah, Ibrahima Konate, William Saliba, Rayan Ait-Nouri, dan Amad Diallo dipastikan merasakan manfaat kebijakan ini. Klub-klub juga memberikan dukungan tambahan berupa penyediaan makanan halal serta penyesuaian jadwal latihan selama Ramadan.
Penerapan jeda buka puasa Ramadan 2026 kembali menegaskan komitmen liga sepak bola Inggris dalam membangun ekosistem yang inklusif. Saat pertandingan digelar pekan ini, momen singkat pemain yang menepi untuk membatalkan puasa diperkirakan kembali menjadi simbol harmonisasi antara profesionalisme olahraga dan nilai religi di panggung sepak bola dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tabrakan Maut di Sedayu Bantul, 3 Remaja Tewas
- Hari Ini, Sal Priadi CS Manggung di Lapangan Pancasila UGM
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
Advertisement
Advertisement







