Jadwal KRL Jogja-Solo 30 Mei 2026, Berangkat dari Tugu ke Palur
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Ilustrasi bulu tangkis atau badminton - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA— Langkah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri untuk membawa pulang gelar juara Singapore Open 2026 harus terhenti di partai final. Ganda putra Indonesia itu takluk dari pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, dalam pertandingan tiga gim yang berlangsung ketat di Singapore Indoor Stadium, Minggu (31/5/2026).
Fajar/Fikri mengawali pertandingan dengan cukup meyakinkan. Mereka berhasil merebut gim pertama dengan skor 21-18 berkat permainan agresif dan minim kesalahan sendiri.
Namun, pasangan India mampu bangkit pada dua gim berikutnya. Satwik/Chirag meningkatkan intensitas serangan dan tampil lebih dominan di depan net untuk membalikkan keadaan. Fajar/Fikri akhirnya menyerah dengan skor 17-21 pada gim kedua dan 16-21 pada gim penentuan.
Pertandingan yang berlangsung selama 73 menit tersebut menampilkan duel berkualitas tinggi antara dua pasangan elite dunia. Meski gagal meraih gelar, penampilan Fajar/Fikri menunjukkan bahwa mereka masih menjadi salah satu kekuatan utama sektor ganda putra dunia.
Keberhasilan mencapai final juga menjadi pencapaian penting bagi pasangan Indonesia tersebut. Mereka menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang mampu menembus partai puncak turnamen level Super 750 tersebut.
Perjalanan Fajar/Fikri menuju final tidak berjalan mudah. Mereka harus melewati sejumlah lawan tangguh sebelum akhirnya tampil di laga perebutan gelar. Penampilan konsisten sepanjang pekan menjadi modal berharga yang membawa mereka hingga pertandingan terakhir.
Usai laga, Fajar mengaku kecewa gagal mengamankan gelar juara. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perjuangan yang telah ditunjukkan bersama pasangannya sepanjang turnamen.
"Kami sudah berusaha maksimal. Sayangnya hari ini bukan milik kami. Tapi kami akan belajar dari kekalahan ini dan berusaha tampil lebih baik lagi di turnamen berikutnya," ujar Fajar.
Hasil runner-up ini tetap menjadi capaian positif bagi Fajar/Fikri pada musim 2026. Sebelumnya mereka sempat meraih gelar juara di Thailand Open dan kembali menunjukkan konsistensi dengan menembus final Singapore Open.
Capaian tersebut menjadi modal penting menjelang rangkaian turnamen besar berikutnya, termasuk persiapan menuju Kejuaraan Dunia yang akan berlangsung dalam beberapa bulan mendatang.
Meski belum berhasil membawa pulang trofi juara dari Singapura, performa Fajar/Fikri sepanjang turnamen memberikan optimisme bagi bulu tangkis Indonesia. Mereka membuktikan masih mampu bersaing di level tertinggi dan menjadi kandidat kuat dalam perebutan gelar pada turnamen-turnamen selanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Sedang mencari HP gaming terbaik 2026? Simak rekomendasi 5 smartphone gaming mulai Rp3 jutaan hingga flagship premium dengan performa kencang untuk PUBG, Mobile
Timnas Indonesia U19 akan menghadapi Myanmar pada laga perdana Grup A Piala AFF U19 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Senin (1/6/2026) pukul 20.00 WIB.
Kemhan RI siapkan upacara penghormatan militer terakhir untuk mantan Menhan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu sebelum dimakamkan di TMP Kalibata.
Marco Bezzecchi menjuarai MotoGP Italia 2026 di Mugello. Pembalap Aprilia mengungguli Jorge Martin dan Francesco Bagnaia sekaligus memperkuat posisi di puncak k
Luis Enrique kembali mencatatkan rekor impresif setelah mengantar PSG juara Liga Champions 2026. Pelatih asal Spanyol itu kini memenangi 16 dari 19 final.