Advertisement
Tiwi/Fadia Mundur dari Orleans, Fokus Tur Eropa
Ilustrasi bulu tangkis atau badminton - Foto dibuat oleh AI - StockCake
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti dipastikan batal tampil di Orleans Masters 2026 dan kini memfokuskan diri memburu gelar di tiga turnamen Eropa. Keputusan ini membuat agenda maraton ganda putri Indonesia tersebut mengalami penyesuaian signifikan.
Nama Tiwi/Fadia tidak lagi tercantum dalam daftar entri Badminton World Federation untuk ajang Orleans Masters 2026. Sebelumnya, pasangan ini diproyeksikan tampil di empat turnamen beruntun di Eropa. Hingga kini, PBSI belum menyampaikan keterangan teknis terkait alasan penarikan dari turnamen level Super 300 tersebut.
Advertisement
Seusai pembatalan itu, Tiwi/Fadia hanya akan berkompetisi di tiga ajang utama, yakni German Open 2026, All England 2026, dan Swiss Open 2026. Mereka telah bertolak ke Jerman melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu (21/2/2026).
Dalam rombongan yang sama, turut berangkat Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu dengan pendampingan asisten pelatih Nitya Krishinda Maheswari. Turnamen di Jerman dijadwalkan mulai 24 Februari dan menjadi pembuka rangkaian tur Eropa sektor ganda putri.
BACA JUGA
Secara keseluruhan, PBSI mengirim lima pasangan ke Eropa. Selain Tiwi/Fadia dan Lanny/Apriyani, terdapat Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, serta pasangan muda Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine.
Pembagian jadwal tiap pasangan disesuaikan dengan strategi rotasi tim pelatih. Lanny/Apriyani hanya tampil di German Open sebelum menjalani agenda rangkap di China Masters 2026. Sementara itu, beban Orleans Masters dialihkan kepada Ana/Trias dan Rose/Febi yang tetap menjalani tiga turnamen: All England, Swiss Open, serta Orleans Masters.
Untuk Isyana/Rinjani, tur ini menjadi momentum debut di level utama dengan tampil di Swiss Open dan Orleans Masters. Rangkaian turnamen Eropa yang dimulai di Jerman pekan ini akan menjadi indikator kesiapan fisik dan mental para ganda putri Indonesia dalam upaya mengumpulkan poin peringkat dunia sekaligus memburu gelar pada awal musim 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Haedar Nashir Soroti Reformasi Polri, Tekankan Pembenahan Internal
- Jangan Lewatkan, SIM Keliling Sleman Buka Sabtu Malam 21 Februari 2026
- Kekerasan Seksual di SLB Jogja, Guru Sementara Dipindah ke Disdikpora
- Ahli Gizi RSA UGM Sarankan Menu Rendah Kalori Saat Puasa
- Kebakaran Kandang di Gunungkidul, Seekor Kambing Mati Dua Sapi Luka
Advertisement
Advertisement








