Advertisement
PSG Tumbang di Kandang, Luis Enrique Akui Pemain Kurang Percaya Diri
PSG takluk 1-3 dari AS Monaco di Parc des Princes. Luis Enrique soroti krisis kepercayaan diri pemain meski Les Parisiens tampil dominan. - Instagram.
Advertisement
Harianjogja.com, PARIS—Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, secara terbuka mengakui bahwa skuad asuhannya mengalami kebuntuan mental sejak menit awal saat dipaksa menyerah 1-3 oleh AS Monaco.
Dalam laga lanjutan Liga Prancis 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Parc des Princes, Sabtu (7/3/2026) dini hari WIB, Les Parisiens tampak kesulitan keluar dari tekanan tim tamu meski bermain di hadapan pendukung sendiri.
Advertisement
Enrique mengungkapkan bahwa kekalahan memilukan ini berakar dari performa tim yang tidak akurat dalam mengalirkan bola serta hilangnya rasa percaya diri sejak peluit pertama dibunyikan.
"Pertandingan sudah terasa sulit sejak menit-menit pertama. Kami memulai laga itu dengan beberapa ketidaktepatan dan kurangnya kepercayaan diri," ujar Enrique sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.
Kekhawatiran sang pelatih terbukti nyata ketika gawang PSG kebobolan lebih dulu pada menit ke-27 melalui sontekan Maghnes Akliouche yang membungkam seisi stadion.
AS Monaco yang tampil sangat efektif kemudian berhasil memperlebar jarak melalui gol Aleksandr Golovin pada menit ke-55 serta aksi Folarin Balogun di menit ke-73, sementara PSG hanya mampu membalas satu gol lewat kaki Bradley Barcola pada menit ke-71.
Menariknya, statistik pertandingan mencatat dominasi mutlak PSG dengan penguasaan bola mencapai 72 persen dan melepaskan 20 percobaan tembakan ke gawang lawan.
Namun, efisiensi menjadi pembeda besar dalam laga ini karena Monaco yang hanya menguasai 28 persen bola justru mampu mencetak tiga gol dari 11 kali percobaan serangan.
"Tentu saja bagi kami ini jadi momen yang sulit. Akan tetapi, situasi serupa bisa terjadi di setiap musim. Meski sulit, kami harus mengubah kondisi ini karena pertandingan Liga Champions menanti," tutur Enrique menekankan pentingnya pemulihan mentalitas pemain dalam waktu dekat.
Kekecewaan serupa juga dilontarkan oleh bek tengah PSG, Illia Zabarnyi, yang menyayangkan ketidakmampuan lini serang timnya dalam memaksimalkan setiap peluang emas menjadi gol.
Pemain asal Ukraina tersebut merasa kekalahan di kandang sendiri merupakan pukulan telak, meskipun timnya sudah berupaya mengurung pertahanan Monaco sepanjang laga.
Hingga saat ini, posisi PSG memang masih aman di puncak klasemen sementara Liga Prancis dengan torehan 57 poin dari 25 pertandingan yang sudah dilalui.
Kendati demikian, margin empat poin dari RC Lens di peringkat kedua mulai terancam mengingat sang rival masih memiliki tabungan satu pertandingan lebih sedikit, sementara AS Monaco kini terus merangkak naik ke posisi kelima dengan catatan tujuh laga tanpa kekalahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Sumbar Butuh Rp21,4 Triliun untuk Pemulihan Total Pascabencana
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- IDM Salurkan 3.000 Paket Sembako di Kawasan Borobudur-Prambanan
- Jelang Lebaran, Jalan Wisata Gunungkidul Jadi Prioritas Tambal
- Kasus Hibah Pariwisata Sleman, JPU Kritik Keterangan Ahli Terdakwa
- Kementerian Komdigi Berdayakan Duta Damai BNPT Jadi Penyuluh Informasi
- Jadwal Lengkap KRL Solo-Jogja Sabtu 7 Maret 2026
Advertisement
Advertisement







