FIFA Dikritik Gara-Gara Offside Misterius pada Laga Swiss Kontra Qatar
Kontroversi penalti Swiss vs Qatar di Piala Dunia 2026 memicu kritik Gary Neville terhadap FIFA yang dinilai tidak transparan soal offside.
Wayne Rooney/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA— Mantan kapten Tim Nasional Sepak Bola Inggris, Wayne Rooney, melontarkan kritik keras terhadap performa Tottenham Hotspur yang tengah terpuruk pada musim ini. Ia bahkan memprediksi klub berjuluk The Lilywhites tersebut berpotensi terdegradasi dari Premier League jika tidak segera bangkit.
Tottenham saat ini berada dalam tren negatif yang mengkhawatirkan. Dalam 11 pertandingan terakhir di Premier League, klub asal London tersebut belum sekalipun meraih kemenangan. Dari rangkaian laga itu, Tottenham hanya mampu mencatat empat hasil imbang dan menelan tujuh kekalahan.
Secara keseluruhan musim ini, Tottenham baru mengoleksi tujuh kemenangan dari 29 pertandingan yang telah dijalani. Hasil tersebut membuat mereka terpuruk di posisi ke-16 klasemen sementara dengan 29 poin, hanya terpaut satu angka dari zona degradasi.
Enam Kekalahan Beruntun
Performa Tottenham juga terus menurun di berbagai kompetisi. Klub tersebut tercatat menelan enam kekalahan beruntun dalam semua ajang.
Kekalahan terbaru terjadi saat menghadapi Atlético Madrid pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA. Dalam pertandingan tersebut, Tottenham kalah dengan skor 2-5.
Situasi semakin memburuk setelah kiper Antonín Kinský harus ditarik keluar pada menit ke-17 seusai melakukan kesalahan fatal yang berujung gol bagi lawan.
Kritik Pedas Rooney
Melihat kondisi tersebut, Rooney menilai skuad Tottenham saat ini menunjukkan banyak kelemahan, baik dari sisi mental maupun performa di lapangan.
Ia bahkan menilai para pemain perlu melakukan introspeksi diri atas penampilan mereka dalam beberapa pertandingan terakhir.
"Para pemain harus bercermin karena saya kira mereka benar-benar memalukan," ujar Rooney seperti dikutip dari Metro.
"Penampilannya, sikapnya, kurangnya semangat, kurangnya daya juang, dan mereka kurang segalanya."
"Pekan lalu saya tidak melihatnya tapi setelah melihat apa yang terjadi dalam beberapa pertandingan terakhir, saya kira mereka akan degradasi," katanya.
Pernyataan Rooney tersebut menjadi kritik keras bagi Tottenham yang saat ini tengah berusaha keluar dari periode sulit. Dengan posisi klasemen yang semakin dekat dengan zona merah, ancaman degradasi bagi klub London itu kini bukan lagi sekadar spekulasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kontroversi penalti Swiss vs Qatar di Piala Dunia 2026 memicu kritik Gary Neville terhadap FIFA yang dinilai tidak transparan soal offside.
Menteri Keuangan Purbaya menegaskan pelaku yang merugikan negara akan terus dikejar hingga aset berhasil dipulihkan untuk negara.
Presiden Prabowo Subianto menyambut Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka. Bahas kerja sama ekonomi dan tenaga kerja terampil.
Pertamina Patra Niaga memastikan kualitas BBM tetap terjaga melalui pengelolaan zat pengotor di kilang untuk menghasilkan BBM standar Euro 4.
Pemkot Jogja mempercepat penataan kabel fiber optik melalui sistem ducting untuk mengurangi sampah visual dan mempercantik wajah kota wisata.
Kejagung menyerahkan PNBP hasil pemulihan aset senilai Rp1,029 triliun ke Kemenkeu, termasuk aset dan uang milik terpidana Eddy Tansil.