India Minta WhatsApp Tunda Fitur Username karena Risiko Penipuan
India minta WhatsApp tunda fitur username karena khawatir dipakai penjahat siber. WhatsApp membela diri dengan perlindungan berlapis. Fitur ini masih opsional.
Harianjogja.com, JOGJA—Pebalap muda Indonesia Veda Ega Pratama menyampaikan permohonan maaf seusai gagal finis di Moto3 Amerika 2026 akibat kecelakaan hebat di COTA, sekaligus berjanji bangkit di seri berikutnya.
Melalui akun Instagram pribadinya, Veda menyampaikan penyesalan atas hasil yang jauh dari target tim. “Bukan akhir pekan yang baik bagi kami di Austin, tetapi kami mendapat pelajaran dan terus maju ke depan. Maafkan saya tim. Kami akan kembali lebih kuat,” tulisnya.
Kronologi Kecelakaan di COTA
Sejak awal balapan, Veda sebenarnya tampil menjanjikan. Start dari posisi keempat, ia sempat bersaing di rombongan depan meski sempat turun ke posisi kedelapan. Secara perlahan, ia kembali naik dan terlibat duel sengit memperebutkan posisi empat besar.
Momentum positif itu terlihat saat Veda mencatatkan fastest lap pada putaran ketiga dengan waktu 2 menit 13,844 detik—menjadi sinyal kuat bahwa ia mampu bersaing di level atas.
Namun, situasi berubah drastis pada lap kelima. Saat melibas tikungan, Veda kehilangan kendali dan mengalami high-side. Motor yang terjatuh di lintasan kemudian tertabrak oleh pebalap di belakangnya, Joel Esteban.
Beruntung, Veda tidak mengalami cedera serius dan masih mampu berjalan sendiri ke area aman. Meski demikian, kerusakan motor membuatnya tidak bisa melanjutkan balapan.
Dampak ke Klasemen Moto3 2026
Gagal finis di Austin membuat posisi Veda di klasemen sementara Moto3 2026 turun ke peringkat ketujuh dengan koleksi 27 poin. Ia kini tertinggal cukup jauh dari pemuncak klasemen, Maximo Quiles, yang telah mengumpulkan 65 poin.
Meski demikian, peluang Veda belum tertutup. Musim 2026 masih menyisakan banyak seri yang memungkinkan pebalap berusia 17 tahun tersebut untuk mengejar ketertinggalan.
Seusai hasil mengecewakan di Amerika, Veda masih memiliki modal kuat dari dua seri sebelumnya. Ia sukses finis di posisi kelima pada seri Thailand dan meraih podium ketiga di Brasil.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa Veda memiliki kecepatan dan potensi untuk kembali bersaing di papan atas. Pengalaman pahit di COTA pun diharapkan menjadi pelajaran penting untuk tampil lebih konsisten di seri-seri berikutnya.
Dengan jadwal balapan yang masih panjang, Veda Ega Pratama kini dituntut segera bangkit dan memaksimalkan setiap peluang demi menjaga asa bersaing di Moto3 2026. Dukungan publik Indonesia pun menjadi energi tambahan bagi sang pebalap muda untuk kembali tampil kompetitif di lintasan dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
India minta WhatsApp tunda fitur username karena khawatir dipakai penjahat siber. WhatsApp membela diri dengan perlindungan berlapis. Fitur ini masih opsional.
Kasus fraud digital meningkat seiring lonjakan transaksi. Industri keuangan mengandalkan AI untuk mendeteksi penipuan lebih cepat dan akurat.
Penerbangan Muscat-Medan resmi dibuka. Rute SalamAir diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan Timur Tengah ke Sumatra Utara dan Danau Toba.
Cek jadwal Angkutan KSPN Jogja Minggu 5 Juli 2026 menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini. Tarif mulai Rp12.000 dari Malioboro.
Prancis mengalahkan Paraguay 1-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Gol penalti Kylian Mbappe membawa Les Bleus lolos ke perempat final menghadapi Maroko.
Cek jadwal KA Bandara YIA Xpress Minggu 5 Juli 2026 rute Stasiun Tugu Yogyakarta-Bandara YIA lengkap dengan tarif dan waktu perjalanan.