Bek Timnas Indonesia Kevin Diks Jadi Bintang Gladbach
Kevin Diks mencetak gol spektakuler saat Borussia Monchengladbach menghancurkan Hoffenheim 4-0 di Bundesliga 2025/2026.
Harianjogja.com, JOGJA—Pebalap muda Indonesia Veda Ega Pratama menyampaikan permohonan maaf seusai gagal finis di Moto3 Amerika 2026 akibat kecelakaan hebat di COTA, sekaligus berjanji bangkit di seri berikutnya.
Melalui akun Instagram pribadinya, Veda menyampaikan penyesalan atas hasil yang jauh dari target tim. “Bukan akhir pekan yang baik bagi kami di Austin, tetapi kami mendapat pelajaran dan terus maju ke depan. Maafkan saya tim. Kami akan kembali lebih kuat,” tulisnya.
Kronologi Kecelakaan di COTA
Sejak awal balapan, Veda sebenarnya tampil menjanjikan. Start dari posisi keempat, ia sempat bersaing di rombongan depan meski sempat turun ke posisi kedelapan. Secara perlahan, ia kembali naik dan terlibat duel sengit memperebutkan posisi empat besar.
Momentum positif itu terlihat saat Veda mencatatkan fastest lap pada putaran ketiga dengan waktu 2 menit 13,844 detik—menjadi sinyal kuat bahwa ia mampu bersaing di level atas.
Namun, situasi berubah drastis pada lap kelima. Saat melibas tikungan, Veda kehilangan kendali dan mengalami high-side. Motor yang terjatuh di lintasan kemudian tertabrak oleh pebalap di belakangnya, Joel Esteban.
Beruntung, Veda tidak mengalami cedera serius dan masih mampu berjalan sendiri ke area aman. Meski demikian, kerusakan motor membuatnya tidak bisa melanjutkan balapan.
Dampak ke Klasemen Moto3 2026
Gagal finis di Austin membuat posisi Veda di klasemen sementara Moto3 2026 turun ke peringkat ketujuh dengan koleksi 27 poin. Ia kini tertinggal cukup jauh dari pemuncak klasemen, Maximo Quiles, yang telah mengumpulkan 65 poin.
Meski demikian, peluang Veda belum tertutup. Musim 2026 masih menyisakan banyak seri yang memungkinkan pebalap berusia 17 tahun tersebut untuk mengejar ketertinggalan.
Seusai hasil mengecewakan di Amerika, Veda masih memiliki modal kuat dari dua seri sebelumnya. Ia sukses finis di posisi kelima pada seri Thailand dan meraih podium ketiga di Brasil.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa Veda memiliki kecepatan dan potensi untuk kembali bersaing di papan atas. Pengalaman pahit di COTA pun diharapkan menjadi pelajaran penting untuk tampil lebih konsisten di seri-seri berikutnya.
Dengan jadwal balapan yang masih panjang, Veda Ega Pratama kini dituntut segera bangkit dan memaksimalkan setiap peluang demi menjaga asa bersaing di Moto3 2026. Dukungan publik Indonesia pun menjadi energi tambahan bagi sang pebalap muda untuk kembali tampil kompetitif di lintasan dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
David Beckham resmi menjadi pesepak bola Inggris pertama berstatus miliarder dengan kekayaan mencapai Rp27,77 triliun pada 2026.
Casemiro dipastikan tampil saat Manchester United menghadapi Nottingham Forest dalam laga kandang terakhirnya di Old Trafford.
Kemenag menggelar sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H malam ini. Iduladha 2026 diperkirakan jatuh pada 27 Mei.
Waspada Wangiri Fraud, modus missed call internasional yang bisa menguras pulsa dan membuat tagihan telepon membengkak.
Jepang, Uzbekistan, China, dan Australia lolos ke semifinal Piala Asia U-17 2026 usai melewati laga dramatis di perempat final