Fitur OTA Mobil Listrik Disebut Bisa Jadi Celah Serangan Siber
Teknologi OTA pada mobil listrik dinilai membuka celah serangan siber. Pakar mengingatkan risiko peretasan kendaraan dan pentingnya perlindungan data pengguna.
Veda Ega Pratama/Honda Asia
Harianjogja.com, JOGJA—Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan progres signifikan dengan finis di posisi ke-15 pada sesi free practice 1 (FP1) Moto3 Amerika 2026 di Circuit of the Americas (COTA), Jumat (27/3/2026).
Hasil ini terbilang positif mengingat Veda sempat tercecer di posisi buncit pada awal sesi. Ia bahkan berada di peringkat ke-25 setelah 14 menit FP1 berjalan, tertinggal cukup jauh dari para rivalnya.
Pada fase awal, Veda tampak kesulitan menemukan ritme di lintasan teknis COTA. Sementara itu, Maximo Quiles, Alvaro Carpe, dan Joel Kelso bergantian mengisi posisi tiga besar.
Memasuki pertengahan sesi, Veda mulai menunjukkan peningkatan performa dengan naik ke posisi ke-21, meski masih kesulitan menembus papan tengah.
Momentum kebangkitan terjadi saat FP1 menyisakan delapan menit. Veda melesat ke posisi ke-11 dengan catatan waktu 2 menit 15,953 detik, hanya terpaut 0,815 detik dari Guido Pini yang saat itu memimpin.
Namun, ketatnya persaingan Moto3 membuat posisi Veda kembali tergerus. Matteo Bertelle naik ke posisi 10 besar, sementara Veda perlahan turun hingga ke posisi ke-14 menjelang akhir sesi.
Pada detik-detik terakhir, Alvaro Carpe mencetak waktu tercepat 2 menit 14,209 detik, mengungguli Quiles di posisi kedua dan Joel Esteban di posisi ketiga.
Sesi FP1 juga diwarnai insiden kecelakaan yang dialami Joel Esteban dan Guido Pini di lap terakhir, menambah dramatis jalannya latihan.
Veda akhirnya menutup sesi di posisi ke-15, tertinggal sekitar 1,5 detik dari pemuncak waktu. Hasil ini menjadi modal penting untuk evaluasi jelang FP2 dan kualifikasi.
Karakteristik COTA yang memiliki banyak tikungan cepat serta perubahan elevasi ekstrem menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi pembalap yang masih dalam tahap adaptasi seperti Veda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Teknologi OTA pada mobil listrik dinilai membuka celah serangan siber. Pakar mengingatkan risiko peretasan kendaraan dan pentingnya perlindungan data pengguna.
PSIM Jogja menyambut Piala Liga 2026/2027. Jean-Paul Van Gastel menilai ajang itu positif, tetapi mengingatkan jadwal musim akan semakin padat.
Basarnas menemukan korban terakhir reruntuhan rumah di Grand Polonia Medan. Total tiga orang meninggal dan empat korban berhasil selamat.
Jadwal SIM Keliling Jogja Rabu 22 Juli 2026 tersedia di Alkid dan Balai Kota. Simak jam layanan, lokasi, dan syarat perpanjangan SIM.
China menuduh personel militer Filipina menyerang penjaga pantai di Laut China Selatan dan melayangkan protes diplomatik kepada Manila.
BMKG memprakirakan cuaca Jogja pada Rabu 22 Juli 2026 didominasi berawan. Gunungkidul cerah, suhu udara berkisar 20-29 derajat Celsius.