Advertisement
Spanyol Ditahan Imbang Mesir dan Lengser dari Puncak Ranking FIFA
Timnas Mesir vs Timnas Spanyol - Instagram
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Spanyol gagal meraih kemenangan usai ditahan imbang 0-0 oleh Mesir dalam laga uji coba internasional yang berlangsung di Stadion RCDE, Barcelona, Selasa (31/3/2026) malam waktu setempat. Tak hanya soal hasil, perhatian publik justru tersedot pada insiden chant ofensif yang dilontarkan sebagian penonton selama pertandingan.
Insiden tersebut langsung memicu reaksi keras dari pihak stadion yang menayangkan peringatan resmi di layar lebar saat jeda, menegaskan larangan terhadap segala bentuk rasisme, xenofobia, dan homofobia di arena pertandingan.
Advertisement
Sejak lagu kebangsaan dikumandangkan sebelum kickoff, sejumlah oknum suporter terdengar melontarkan ejekan bernada diskriminatif yang menargetkan pemain Mesir. Situasi ini mencoreng atmosfer pertandingan dan menjadi sorotan serius, terutama bagi upaya menciptakan sepak bola yang inklusif.
BACA JUGA
Gagal Menang, Spanyol Kehilangan Puncak Ranking FIFA
Hasil imbang tanpa gol ini menjadi catatan kurang memuaskan bagi skuad asuhan Luis de la Fuente. Untuk pertama kalinya sejak September 2024, Spanyol gagal mencetak gol dalam satu pertandingan, sekaligus harus rela kehilangan posisi puncak Ranking FIFA yang kini diambil alih oleh Prancis.
Dalam laga ini, De la Fuente melakukan sejumlah eksperimen dengan mencadangkan pemain kunci seperti Unai Simon, Rodri, dan Pedri. Meski Lamine Yamal tampil sejak awal dan Ferran Torres dipercaya sebagai kapten, permainan Spanyol di babak pertama terlihat kurang padu dan kesulitan membongkar pertahanan lawan.
Mesir bahkan hampir mencuri keunggulan melalui peluang emas Omar Marmoush, namun bola hanya membentur tiang gawang dan gagal berbuah gol.
Debut Joan Garcia dan Tekanan di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Spanyol meningkat setelah masuknya Rodri, Pedri, dan Fermin Lopez. Pertandingan ini juga menjadi momen debut bagi kiper Joan Garcia bersama timnas senior, meski ia mendapat respons beragam dari publik tuan rumah.
Menjelang akhir laga, Mesir harus bermain dengan 10 orang setelah Hamdi Fathi menerima kartu kuning kedua. Spanyol memperoleh peluang emas melalui tendangan bebas Alejandro Grimaldo, tetapi bola kembali hanya membentur mistar gawang. Skor 0-0 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Usai laga ini, Spanyol dijadwalkan menghadapi Irak dan Peru dalam rangkaian uji coba berikutnya sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Dunia 2026, dengan evaluasi tak hanya pada performa tim tetapi juga penanganan insiden diskriminasi di tribun yang berpotensi mencoreng citra sepak bola modern.
Susunan pemain:
SPANYOL (4-2-3-1): David Raya; Pedro Porro, Dean Huijsen, Cristhian Mosquera, Alejandro Grimaldo; Pablo Fornals, Carlos Soler; Lamine Yamal, Dani Olmo, Ander Barrenetxea; Ferran Torres.
MESIR (4-2-3-1): Mostafa Shobeir; Mohamed Hany, Hamdi Fathy, Yasser Ibrahim, Ahmed Abou El Fotouh; Marwan Attia, Mohanad Lasheen; Zizo, Emam Ashour, Islam Issa; Omar Marmoush.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Diduga Lalai Saat Memasak, Rumah di Argorejo Ludes Terbakar
- Dari Kelompok Tani, Sekar Arum Ubah Sampah Jadi Prestasi di Jogja
- Jadwal Terbaru KRL Jogja Solo 1 April 2026, Pagi hingga Malam
- Larangan Parkir Bus Senopati Picu Keresahan Juru Parkir
- Rumah Duka Dipenuhi Karangan Bunga, Pemulangan Praka Farizal Disiapkan
Advertisement
Advertisement









