Advertisement

PSIM Jogja Hadapi Jadwal Berat, Van Gastel Tetap Optimistis

Ariq Fajar Hidayat
Minggu, 12 April 2026 - 16:47 WIB
Jumali
PSIM Jogja Hadapi Jadwal Berat, Van Gastel Tetap Optimistis Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel saat ditemui usai sesi latihan di Mandala Krida, Senin (16/3/2026) sore. - Harian Jogja - Ariq Fajar Hidayat

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja menghadapi ujian berat dalam lima laga ke depan di kompetisi Super League 2025/2026. Situasi ini datang di tengah performa tim yang sedang menurun.

Dari lima laga tersebut, empat di antaranya akan menghadapi tim penghuni papan atas klasemen, sehingga menjadi tantangan besar bagi Laskar Mataram.

Advertisement

Jadwal Berat di Depan Mata

PSIM dijadwalkan bertandang ke markas Bhayangkara FC (17/4/2026), menjamu Persija Jakarta, kemudian tandang ke Persib Bandung, dan menghadapi Malut United pada 10 Mei 2026.

Rangkaian laga ini menjadi ujian serius mengingat PSIM hanya meraih satu kemenangan dalam 10 pertandingan terakhir, yakni saat menghadapi PSBS Biak.

Performa Menurun

Dalam 10 laga terakhir, PSIM kebobolan 17 gol dan hanya mampu mencetak 13 gol. Teranyar, mereka kalah 1-2 dari PSM Makassar di kandang sendiri.

Hasil tersebut membuat PSIM tertahan di peringkat kedelapan dengan 38 poin dari 27 pertandingan. Posisi mereka juga belum aman karena hanya unggul tiga poin dari Arema FC di peringkat ke-11.

Pelatih Jean-Paul Van Gastel menegaskan timnya tidak akan membeda-bedakan lawan meski menghadapi tim-tim kuat.

“Kami mencoba memenangkan setiap pertandingan. Tidak ada bedanya apakah kami menghadapi Jakarta, Bandung, Jepara, atau Padang,” ujarnya.

Van Gastel juga menyoroti minimnya produktivitas gol sebagai salah satu kelemahan utama tim. Menurutnya, PSIM masih kesulitan memaksimalkan peluang yang diciptakan di lini depan.

“Kami butuh banyak peluang sebelum bisa mencetak gol. Itu yang menjadi pekerjaan rumah kami,” katanya.

Meski berada dalam tren negatif, Van Gastel memastikan kondisi mental pemain tetap baik dan tidak kehilangan motivasi. “Saya rasa tim tidak kekurangan motivasi,” tegasnya.

Rangkaian laga ke depan akan menjadi penentu posisi PSIM di klasemen akhir. Jika mampu melewati periode sulit ini, peluang bertahan di papan tengah hingga menembus zona atas masih terbuka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Trump Ancam Blokade Selat Hormuz, Ketegangan AS-Iran Kembali Memanas

Trump Ancam Blokade Selat Hormuz, Ketegangan AS-Iran Kembali Memanas

News
| Minggu, 12 April 2026, 23:17 WIB

Advertisement

Kanada Negara Paling Ramah 2026, Indonesia Peringkat 33

Kanada Negara Paling Ramah 2026, Indonesia Peringkat 33

Wisata
| Minggu, 12 April 2026, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement