Advertisement
Udinese Dominan Tapi Tumbang, Parma Curi Kemenangan Tipis
Udinese kalah 0-1 dari Parma meski dominan. Gol tunggal Elphege jadi penentu di laga Serie A. - Instagram.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Udinese harus menerima hasil pahit saat menjamu Parma dalam lanjutan Serie A di Stadion Friuli. Tampil lebih dominan sepanjang laga, tuan rumah justru takluk 0-1 lewat satu momen krusial di babak kedua.
Gol penentu kemenangan tim tamu lahir pada menit ke-51 melalui aksi Nesta Elphege. Satu-satunya peluang emas Parma itu cukup untuk membungkam publik tuan rumah yang sejak awal menyaksikan timnya menguasai jalannya pertandingan.
Advertisement
Sepanjang laga, Udinese sebenarnya tampil lebih agresif. Mereka mencatatkan 11 tembakan dengan tiga di antaranya tepat sasaran. Penguasaan bola mencapai 51 persen, ditopang 434 operan dengan akurasi tinggi hingga 89 persen.
Namun dominasi tersebut tak berujung gol. Sebaliknya, Parma bermain disiplin dan efisien. Dari total lima percobaan, hanya satu yang mengarah ke gawang—dan langsung berbuah gol kemenangan.
BACA JUGA
Babak pertama berakhir tanpa gol meski Udinese berulang kali menekan melalui skema bola mati. Tercatat 10 tendangan sudut didapatkan tuan rumah, tetapi semuanya gagal dimaksimalkan menjadi gol.
Memasuki babak kedua, celah di lini belakang Udinese dimanfaatkan dengan baik oleh Elphege. Setelah unggul, Parma memilih bermain lebih rapat dan mengandalkan serangan balik untuk menjaga keunggulan.
Udinese berusaha meningkatkan intensitas serangan hingga akhir pertandingan. Namun, rapatnya pertahanan Parma membuat semua upaya tersebut tak membuahkan hasil hingga peluit panjang dibunyikan.
Laga juga berlangsung cukup keras. Udinese melakukan 11 pelanggaran dan menerima dua kartu kuning. Sementara Parma tampil lebih bersih dengan delapan pelanggaran tanpa kartu.
Hasil ini menjadi suntikan penting bagi Parma untuk memperbaiki posisi di klasemen, sementara Udinese dihadapkan pada pekerjaan rumah besar dalam hal efektivitas penyelesaian akhir.
Kemenangan tipis 0-1 di markas lawan membawa dampak signifikan bagi posisi kedua tim di tabel klasemen sementara Serie A pekan ke-33. Udinese yang gagal mengamankan poin di kandang sendiri kini harus tertahan di peringkat ke-11 dengan koleksi 43 poin, sebuah hasil yang membuat mereka semakin sulit untuk menembus posisi sepuluh besar di sisa musim ini.
Sebaliknya, tambahan tiga angka menjadi berkah luar biasa bagi Parma yang kini merangkak naik ke peringkat ke-13 dengan raihan 39 poin. Hasil positif ini tidak hanya membuat Parma menyamai perolehan poin Torino, tetapi juga memberikan margin aman yang sangat krusial untuk menjauhkan diri dari ancaman zona degradasi sekaligus menjaga asa mereka untuk tetap kompetitif di papan tengah klasemen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Langit Jakarta Didominasi Cerah, Hujan Lokal Mengintai Selatan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik di Bantul, Ini Wilayahnya
- Bau Menyengat di Muja Muju, Bongkar Temuan Lansia Meninggal di Rumah
- Jemaah Haji Kulonprogo Dipantau Ketat, Diabetes Paling Rentan
- Kulonprogo Lepas 384 Calon Jemaah Haji, Termuda 19 Tahun
- Dari Desa ke Dunia, Pemuda Kulonprogo Diajak Bikin Wisata Viral
Advertisement
Advertisement








