Advertisement
Saat Tim Senior Gagal Pemuda Madrid Bawa Trofi Eropa
Foto ilustrasi sepak bola, dibuat menggunakan Artificial Intelligence. / StockCake
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Di tengah kekecewaan tersingkirnya tim senior, Real Madrid justru menemukan secercah harapan dari generasi mudanya. Tim U-19 Los Blancos sukses merebut gelar UEFA Youth League 2026 lewat drama adu penalti yang menegangkan.
Final yang digelar di Swiss pada Senin (20/4/2026) waktu setempat berakhir imbang 1-1 sebelum Madrid memastikan kemenangan 4-2 melalui adu penalti.
Advertisement
Penampilan gemilang ditunjukkan kiper muda Javier Navarro yang menjadi penentu kemenangan. Ia berhasil menggagalkan dua tendangan pemain Club Brugge dan mengantar timnya mengangkat trofi.
Kemenangan ini terasa spesial karena datang hanya beberapa hari setelah tim senior Madrid tersingkir dari Liga Champions UEFA di babak perempat final oleh Bayern Munich.
BACA JUGA
Di tengah sorotan atas minimnya pemain akademi di skuad utama, keberhasilan tim muda menjadi bukti bahwa regenerasi di tubuh klub tetap berjalan.
Presiden klub, Florentino Pérez, turut hadir menyaksikan laga final bersama Presiden UEFA, Aleksander Čeferin. Momen emosional juga terlihat saat Čeferin menenangkan pemain muda Brugge, Tian Koren, yang menangis usai pertandingan.
Dalam jalannya laga, Madrid tampil agresif sejak awal. Daniel Yáñez beberapa kali mengancam gawang lawan, sebelum akhirnya Jacobo Ortega membuka keunggulan pada menit ke-23 melalui penyelesaian tumit yang cerdik di depan gawang.
Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Pada menit ke-64, Brugge menyamakan skor lewat Tobias Lund Jensen setelah memanfaatkan umpan Tian Koren.
Tanpa perpanjangan waktu, pertandingan langsung dilanjutkan ke adu penalti. Bek Diego Aguado menjadi penentu kemenangan setelah sukses mengeksekusi penalti terakhir.
Gelar ini menjadi trofi kedua Madrid di ajang UEFA Youth League, menyamai capaian Chelsea, sementara Barcelona masih memimpin dengan tiga gelar.
Kesuksesan ini juga melengkapi perjalanan impresif Madrid yang sebelumnya menyingkirkan Paris Saint-Germain di semifinal melalui adu penalti.
Di tengah musim yang mengecewakan bagi tim senior tanpa trofi, kemenangan ini menjadi sinyal penting bahwa masa depan klub masih menjanjikan, terutama dari talenta muda yang mulai menunjukkan kualitasnya di level Eropa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Paspor Indonesia Bebas Visa ke 42 Negara, Cek Destinasinya!
Advertisement
Berita Populer
- Geng Remaja di Bantul Diduga Culik dan Siksa Korban hingga Tewas
- Remaja Tenggelam di Parangtritis Ditemukan Meninggal Dunia
- Ribuan Ikan Mati di Sungai Belik Pandes, Tercemar Limbah IPAL
- Disiapkan 12 Hektare, Proyek Kantor Terpadu Pemkab Gunungkidul Lanjut
- Embarkasi Hotel Kulonprogo Siap Dipakai Perdana Besok
Advertisement
Advertisement








