Fajar-Fikri Melaju ke 16 Besar China Open Usai Tekuk Wakil Tuan Rumah
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos ke 16 besar China Open 2026 setelah mengalahkan Huang Di/Liu Yang 21-15, 20-22, 21-9 di Changzhou, China.
Foto ilustrasi voli. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Babak final Proliga 2026 hadir dengan terobosan format baru yang dipastikan membuat jalannya pertandingan menjadi lebih dinamis dan kompetitif. Penentuan gelar juara kini tidak lagi ditentukan hanya dalam satu laga tunggal, melainkan wajib melalui sistem three winning set.
Perubahan regulasi ini diperkenalkan oleh PBVSI dengan tujuan meningkatkan kualitas serta daya saing antarklub di kasta tertinggi. Dalam sistem three winning set, kedua tim finalis akan bertanding maksimal sebanyak tiga kali, di mana tim yang lebih dahulu mengantongi dua kemenangan akan dinobatkan sebagai sang juara.
Wakil Ketua Proliga, Reginald Nelwan, mengungkapkan bahwa skema terbaru ini memberikan fleksibilitas lebih dalam jalannya partai puncak. “Sekarang pertandingan final tahun ini akan menggunakan sistem three winning set yakni kedua tim bertanding tiga kali,” jelasnya melalui keterangan tertulis.
Skenario Pertandingan dan Jadwal
Berdasarkan aturan ini, apabila salah satu tim mampu menyapu bersih dua kemenangan di awal, maka laga ketiga secara otomatis tidak perlu dilaksanakan. Namun, jika kedudukan imbang 1-1 seusai dua pertandingan, maka laga penentuan akan digelar pada hari ketiga untuk menentukan pemegang takhta tertinggi.
Menariknya, format serupa juga diberlakukan pada partai perebutan peringkat ketiga. Dengan demikian, seluruh rangkaian partai puncak Proliga musim ini akan mengadopsi standar kompetisi yang sama.
Rivalitas di Sektor Putra dan Putri
Di sektor putra, final kembali menyuguhkan rivalitas panas antara Jakarta LavAni Livin’ Transmedia melawan Jakarta Bhayangkara Presisi. Sementara itu, di sektor putri, juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro akan ditantang oleh kekuatan tangguh dari Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.
Seluruh rangkaian laga final tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24–26 April 2026 di GOR Amongrogo, Jogja. Sedangkan untuk perebutan tempat ketiga, pertandingan akan digelar lebih awal, yakni pada rentang waktu 21–23 April 2026.
Bagi para penggemar bola voli yang berencana menyaksikan langsung di venue, sangat disarankan untuk memperhatikan jadwal pertandingan secara cermat. Hal ini dikarenakan durasi total hari pertandingan dapat berubah secara mendadak bergantung pada hasil dua laga pembuka.
Format three winning set ini diharapkan mampu menyuguhkan tontonan yang tidak hanya seru secara teknis, tetapi juga sarat akan adu strategi hingga detik-detik laga penentuan. Persiapkan diri Anda untuk menyaksikan sejarah baru dalam industri bola voli tanah air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos ke 16 besar China Open 2026 setelah mengalahkan Huang Di/Liu Yang 21-15, 20-22, 21-9 di Changzhou, China.
Dinsos Bantul memperkuat pengawasan dan pembinaan anak jalanan untuk mencegah eksploitasi anak di sejumlah titik rawan.
Pemerintah menyiapkan akses tol untuk Kawasan Industri Kendaraan Nasional di Subang guna mendukung manufaktur kendaraan listrik nasional.
BI dan pemerintah memperkuat GPIPS untuk mengendalikan inflasi pangan dan mengantisipasi dampak El Nino di berbagai wilayah Indonesia.
PGRI menyampaikan persoalan kekurangan guru di DIY hingga pengangkatan guru honorer saat audiensi dengan Wakil Gubernur DIY.
Bandara Husein Sastranegara kembali beroperasi mulai Agustus 2026 untuk melayani penerbangan domestik dan regional internasional.