Advertisement
Oxford United Turun Kasta, Romeny Minim Kontribusi
Ole Romeny - Instagram
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Oxford United dipastikan terdegradasi ke EFL League One setelah hasil pertandingan lain membuat mereka tak lagi mampu mengejar zona aman di EFL Championship musim 2025-2026.
Kepastian turun kasta datang usai Charlton Athletic menang 2-1 atas Hull City, membuat selisih poin Oxford tak mungkin lagi terkejar meski masih menyisakan dua pertandingan.
Advertisement
Tim asuhan Matt Bloomfield sebelumnya membutuhkan dua kemenangan di sisa laga sembari berharap pesaingnya terpeleset. Namun, skenario tersebut gagal terwujud.
Degradasi ini mengakhiri kiprah Oxford selama dua musim di Championship setelah promosi melalui play-off pada musim 2023-2024.
BACA JUGA
Musim ini dimulai dengan buruk. Oxford kalah dalam tiga laga awal dan hingga periode Natal hanya mencatat empat kemenangan, membuat posisi mereka terus berada di papan bawah.
Situasi tersebut berujung pada pergantian pelatih, dengan Gary Rowett didepak. Bloomfield kemudian ditunjuk pada Januari, tetapi tidak mampu memberikan dampak signifikan.
Dalam sembilan laga awalnya, Oxford hanya meraih satu kemenangan, disertai empat hasil imbang dan empat kekalahan.
Sempat muncul harapan saat Oxford meraih tiga kemenangan beruntun atas West Bromwich Albion, Preston North End, dan Blackburn Rovers. Mereka bahkan sempat menyamai poin tim di atas zona degradasi.
Namun performa kembali merosot. Hanya satu kemenangan dalam tujuh laga terakhir membuat jarak poin melebar hingga tak terkejar.
Oxford akan menutup musim dengan laga tandang melawan Millwall.
Meski sudah dipastikan turun kasta, Oxford sempat mencatat kemenangan 4-1 atas Sheffield Wednesday pada Sabtu (25/4/2026).
“Perasaan saya campur aduk. Ada kekecewaan, tapi juga kebanggaan atas dukungan suporter,” ujar Bloomfield.
Ia menegaskan pentingnya evaluasi tim. “Anda harus belajar dari kemunduran untuk menjadi lebih baik,” tambahnya.
Sorotan juga tertuju pada penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, yang menjalani musim sulit.
Didatangkan dari FC Utrecht dengan nilai transfer rekor klub, Romeny justru terganggu cedera serius di awal musim saat tampil di Piala Presiden 2025.
Akibatnya, ia kehilangan setengah musim dan baru kembali bermain pada November. Sepanjang musim, Romeny hanya mencatat 18 penampilan dengan total 434 menit bermain tanpa gol maupun assist.
Kontribusinya kalah dibanding pemain muda pinjaman dari Tottenham Hotspur, Will Lankshear, yang mencetak 12 gol.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Drama Penembakan di Washington Hilton, Presiden Trump Dievakuasi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Dugaan Kekerasan Daycare Jogja, Perlakukan Bayi Tak Manusiawi
- Minta Maaf, Ini Wajah DC Pinjol Pelaku Teror Damkar dan Ambulans
- Fakta-Fakta Kasus Little Aresha, 53 Anak Jadi Korban Daycare Jogja
- AHY Dorong Tol Jogja-Solo Segmen Ini Segera Rampung, Ini Alasannya
- Diduga Aniaya Bayi, Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin
Advertisement
Advertisement








