Advertisement
Dari Belakang ke P6, Aksi Veda Ega Bikin Media Jerman Kagum
Veda Ega Pratama - Instagram
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama tampil impresif di seri Moto3 Spanyol 2026. Balapan yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Minggu (26/4/2026), menjadi panggung kebangkitan setelah ia finis di posisi keenam meski memulai dari barisan belakang.
Performa ini bahkan mendapat sorotan dari media Jerman Speedweek yang memuji penampilan sang rookie. Veda dinilai menunjukkan perkembangan signifikan dan mulai diperhitungkan di level Moto3.
Advertisement
Perjalanan Veda di Jerez tidak dimulai dengan mudah. Pada sesi latihan bebas pertama, ia sempat terlempar ke posisi ke-24 dari total peserta. Namun, peningkatan performa terlihat di sesi berikutnya saat ia naik ke posisi ke-11 pada FP2.
Di sesi kualifikasi, Veda berhasil menembus Q2 setelah menjadi runner-up di Q1. Meski akhirnya start dari posisi ke-17, ia tetap mampu menjaga peluang di balapan utama.
BACA JUGA
Saat balapan dimulai, Veda langsung tampil agresif namun tetap terkontrol. Ia menyalip satu per satu pembalap di depannya tanpa terlibat insiden, yang kerap terjadi di kelas Moto3.
Konsistensi ritme balap menjadi kunci, hingga akhirnya ia menutup lomba di posisi keenam. Artinya, Veda sukses naik 11 posisi dari grid старт, salah satu peningkatan terbesar dalam balapan tersebut.
Dipuji Media Internasional
Media Jerman Speedweek menyebut performa Veda sebagai “luar biasa”. Dalam laporannya, ia dinilai mampu menunjukkan kapasitas sebagai rookie yang matang, terutama dalam menjaga kecepatan dan strategi balapan.
Hasil ini juga menjadi respons positif setelah kegagalan finis di seri sebelumnya di Amerika Serikat.
Tambahan poin dari Jerez membuat Veda kini menempati posisi keenam klasemen sementara Moto3 2026 dengan 37 poin.
Ia masih tertinggal dari pemuncak klasemen, Maximo Quiles dari tim CFMOTO Aspar Team, namun peluang tetap terbuka mengingat musim masih panjang.
Penampilan di Jerez menjadi sinyal kuat bahwa Veda Ega Pratama memiliki potensi besar di ajang balap dunia. Jika mampu menjaga konsistensi, peluang meraih podium bahkan kemenangan bukan hal mustahil.
Bagi publik Indonesia, ini bukan sekadar hasil balapan, tetapi bukti bahwa talenta muda Tanah Air mampu bersaing di level internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Talud Sungai Jogja Rapuh, Rp4 Miliar Disiapkan untuk 5 Titik Prioritas
- Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 27 April 2026, Tarif Rp8.000
- HPN 2026 Sleman Meriah: Jalan Sehat hingga Donor Darah
- Gunungkidul Bangun 16 Jembatan Garuda Inisiasi Presiden Prabowo
- Pemkot Jogja Segera Cari Daycare Aman Pengganti Little Aresha
Advertisement
Advertisement









